Sukses

Skoliosis

20 Jul 2017, 10:30 WIB
Wanita, 22 tahun.

Dok,saya punya masalah di tulang punggung sebelah kanan lebih menonjol dari yang sebelah kiri. Bahkan payudara sebelah kanan pun tidak bisa berkembang sperti yg kiri. Apa itu skoliosis dok?. Dan bagaimana memulihkanya?. Trima kasih

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Skoliosis adalah tulang belakang yang membengkok ke samping. Skoliosis dapat terjadi di sepanjang tulang belakang, di bagian leher (cervical), punggung (torakal), atau pinggang (lumbal). Skoliosis toraka merupakan jenis yang paling banyak ditemukan. Skoliosis sebagian besar mulai disadari pada usia remaja dan terkadang disertai keluhan seperti nyeri punggung atau pegal yang tidak kunjung hilang ataupun tidak memiliki keluhan sama sekali.

Skoliosis sering menimbukan keluhan nyeri terutama bila duduk atau berdiri terlalu lama, hal ini disebabkan oleh ketidakseimbangan struktur dan kerja otot, persendian kaku, atau terjepitnya syaraf.

Derajat skoliosis dapat diketahui dengan pemeriksaan fisik dan X-Ray berbagai posisi sesuai rekomendasi Dokter. Pilihan terapi akan sangat tergantung derajat skoliosis yang terjadi. Apabila cukup ringan (kurang dari 25 derajat), maka observasi saja cukup. Fisioterapi dan perbaikan postur tubuh juga dapat membantu mencegah skoliosis bertambah buruk.

Apabila derajat skoliosis lebih berat atau sudah menimbulkan keluhan, maka dapat dipertimbangkan penggunan orthosis (alat penyangga) ataupun operasi. Indikasi dilakukannya operasi pada skoliosis adalah :

1. Terdapat progresifitas peningkatan derajat pembengkokan >40-45 derajat pada anak yang sedang tumbuh
2. Terdapat kegagalan setelah dilakukan pemakaian alat orthosis
3. Terdapat derajat pembengkokan >50 derajat pada orang dewasa

Untuk posisi tidur, biasanya lakukan dengan posisi miring lalu beri ganjalan bantal di puncak kelengkungan skoliosisnya.

Kami sarankan Anda menemui dokter spesialis bedah tulang/orthopedi untuk membantu mendiagnosa apa yang terjadi pada Anda saat ini. Karena diagnosa hanya bisa dilakukan jika telah dilakukan wawancara medis dan pemeriksaan fisik secara langsung.

Demikian jawaban yang dapat kami berikan, semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar