Sukses

Apakah Saya Mengalami Anxiety Disorder?

19 Jul 2017, 21:34 WIB
Wanita, 18 tahun.

Maaf dok saya ingin bertanya. Beberapa hari lalu nenek saya meninggal, kemudian akhir akhir ini saya sering merasa bahwa orangtua saya akan meninggal. Sehingga saya sering ketakutan dan cemas dengan pikiran saya. Dulu ketika SD saya juga pernah seperti ini selama 6 bulan. Saya juga tipikal orang yang gampang khawatir, dan tidak mudah percaya dengan omongan orang lain sebelum saya membuktikan sendiri, telapak tangan saya pun juga sering berkeringat. Dulu ketika kecil saya sering mendengar orangtua saya bertengkar. Ayah saya sering berteriak dan turun tangan ketika saya melakukan suatu kesalahan. Saya tidak merasa trauma namun kenangan buruk itu selalu ada dalam ingatan, tapi tidak timbul Rasa benci pada orangtua saya. Apakah saya mnegidap anxiety disorder menurut dokter? Bisa tolong dijelaskan?

Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Terima kasih telah bertanya seputar gangguan cemas melalui fitur Tanya Dokter.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Untuk menentukan sebuah diagnosa kejiwaan seperti anxiety disorder atau gangguan cemas, dibutuhkan wawancara medis yang lebih mendalam lagi. Selain itu, juga diperlukan eksklusi penyakit organik atau pun evaluasi efek obat-obat pada seseorang oleh dokter. Maka sebaiknya kami sarankan Anda untuk konsultasikan diri Anda ke dokter psikiatri untuk mendapatkan terapi yang tepat.

Berikut adalah gejala-gejala umum Gangguan Kecemasan yang perlu Anda ketahui :

  • Perasaan panik, takut, dan gelisah
  • Susah tidur
  • Tangan dan / atau kaki dingin atau berkeringat
  • Sesak napas
  • Jantung berdebar-debar
  • Ketidakmampuan untuk diam dan tenang
  • Mulut kering
  • Mati rasa atau kesemutan di tangan atau kaki
  • Mual
  • Otot tegang
  • Pusing

Sudahkah Anda terbuka dengan keluarga mengenai kecemasan yang Anda alami? Karena dukungan keluarga dan sahabat sangatlah penting untuk mengatasi hal ini. Jika Anda merasa kecemasan tersebut sudah mengganggu kualitas hidup Anda kami sarankan Anda mengunjungi Dokter Spesialis Psikiatri untuk konsultasi lebih lanjut. Dokter akan membantu Anda dengan mendengarkan keluhan Anda dan membantu Anda mencari penyelesaian yang tepat untuk ketakutan Anda. Gangguan cemas yang berat akan memerlukan behavioral therapy dan obat-obatan anxiolitik (anti cemas), namun obat tersebut hanya dapat diberikan jika diagnosis cemas sudah ditegakkan.

Mungkin Anda dapat mencoba beberapa tips untuk mengatasi gangguan cemas yang Anda alami, seperti :

Cobalah untuk menarik napas dalam dan perlahan-lahan saat serangan
Ingatkan diri Anda bahwa Anda tidak sedang dalam keadaan bahaya
Cobalah untuk membiasakan diri menghadapi hal-hal yang menjadi sumber ketakutan Anda, hingga Anda dapat mengontrol perasaan takut tersebut
Carilah hobi yang mampu membuat Anda melupakan kecemasan
Anda perlu bersabar mengatasi masalah ini karena memang memerlukan waktu yang cukup lama. Jangan mudah putus asa.

Kami menyarankan Anda juga untuk menciptakan suasana pikiran positif dalam diri Anda, berikut beberapa tips yang dapat Anda lakukan :

1. Bersyukur
Jangan berfokus pada apa yang tidak Anda miliki. Cobalah untuk mengingat hal-hal baik yang menjadi milik Anda, ingatlah semua hal baik yang pernah terjadi pada Anda. Bersyukur atas hidup dan menghargai apa yang Anda miliki adalah peraturan pertama untuk selalu berpikir positif.

2. Pilih teman-teman yang suportif
Terkadang, pikiran negatif juga bisa menular. Untuk itu, jangan tempatkan diri Anda di tengah para pengeluh. Lebih baik, pilih teman-teman yang selalu memberikan dukungan, bersemangat, dan berpikir positif setiap hari. Cepat atau lambat, Anda akan merasakan energi mereka mempengaruhi semangat Anda.

3. Hilangkan drama
Punya teman yang 'beracun' atau selalu membuat hidup Anda penuh drama? Tinggalkan mereka segera. Berada terus bersama mereka bisa membuat pikiran negatif menempel terus-menerus pada Anda.

4. Ambil tanggung jawab
Ingat, Anda memang tak bisa mengendalikan apa yang akan terjadi. Namun Anda selalu bisa mengendalikan pikiran, perasaan, dan tindakan Anda sendiri. Jadi, ketika ada hal buruk yang terjadi, katakan pada diri Anda: "Aku bertanggung jawab pada perasaan dan pikiranku, dan aku memutuskan untuk merasa bahagia dan tegar."

5. Ubah 'tidak bisa' menjadi 'bisa'
Ini mungkin membutuhkan latihan, namun jelas bisa berhasil jika Anda tekun menerapkannya. Cobalah untuk mengubah struktur kalimat Anda, yang negatif menjadi positif. Misalkan: "Kenapa pekerjaanku berantakan?" menjadi "Hasil kerjaku kali ini memang tidak memuaskan. Tapi selanjutnya aku pasti bisa lebih baik." Jika terus diterapkan, hal ini bisa mengubah persepsi Anda.

6. Berbuat baik
Berbuat baik pada orang lain bisa membawa dampak besar bagi Anda. Ingat ketika membantu orang lain memberikan rasa bahagia dan puas? Perasaan itu bisa membuat Anda merasa lebih positif.

7. Lihat sisi baiknya
Setiap situasi selalu memiliki dua sisi jika Anda bisa menemukannya. Untuk itu, cobalah cari sisi positif pada setiap situasi. Lebih fokus pada sisi positif sesuatu akan memberikan kekuatan besar pada diri Anda untuk mengubah keadaan.

8. Istirahat
Setiap orang perlu istirahat dan menenangkan diri sesekali. Istirahat bisa saja berarti memelankan langkah ketika berjalan, merenung sejenak tentang apa yang sudah Anda lakukan, serta menyegarkan pikiran dari rasa khawatir dan cemas.

9. Tentukan tujuan
Menjadi kapten bagi diri dan keinginan Anda sendiri adalah suatu keharusan. Jangan mau terombang-ambing oleh pendapat orang lain mengenai diri Anda. Putuskan apa yang ingin Anda lakukan. Tetapkan standar milik Anda sendiri. Mengikuti jalan yang Anda putuskan sendiri akan memberikan rasa percaya diri yang tinggi.

10. Tertawa
Apapun yang terjadi, jangan lupa untuk menyempatkan diri tertawa. Tertawalah pada humor, film lucu, pada lelucon yang dibuat saudara atau teman Anda. Tawa mampu meredakan stres dan mengingatkan diri Anda untuk tidak terlalu serius ketika ada masalah.

Demikian informasi yang dapat kami berikan mengenai gangguan cemas. Semoga bermanfaat.

 

Salam sehat.

0 Komentar

Belum ada komentar