Sukses

Nyeri Saat Haid atau Dismenore

19 Jul 2017, 19:41 WIB
Pria, 21 tahun.

dok saya mau nanya, saya sering mengalami nyeri haid ketika datang bulan. dan saya di sarankan buat minum obat "dismeno". nah yang mau saya tanyakan adalah, apakah ada saran lain selain obat dismeno untuk meredakan nyeri haid?dan kalau ada obat apakah itu?soalnya dimedan sulit mencari obat "dismeno". terima kasih dok

Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Terima kasih telah bertanya seputar nyeri saat haid melalui fitur Tanya Dokter.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Nyeri yang Anda rasakan setiap datang bulan dinamakan dismenore pada dunia kedokteran. Terapi yang efektif dan mudah dilakukan pada dismenore adalah mengobati gejala dengan analgesik (pain-killer), obat golongan NSAID (anti inflamasi golongan non-steroid), dan aplikasi hangat langsung ke sumber nyeri.

Terapi lain adalah menggunakan kontrasepsi hormonal, tetapi konsumsi obat ini harus dibawah pengawasan dokter spesialis kebidanan dan kandungan.

Ijinkan kami menjelaskan sedikit tentang dismenore yang Anda rasakan, karena selain gejala yang normal, nyeri saat haid juga dapat menandakan penyakit yang lebih serius.

Dismenore dibagi menjadi 2 berdasarkan penyebabnya;

  • Dismenore primer. Adalah nyeri haid yang dijumpai tanpa adanya kelainan pada sistem reproduksi yang tampak nyata. Pada tipe ini nyeri terjadi beberapa waktu setelah menarke (menstruasi pertama), biasanya setelah 12 bulan atau lebih. Hal ini dikarenakan pada siklus-siklus mens pada bulan-bulan pertama setelah menarke umumnya belum mengeluarkan sel telur (anovulatoar) yang tidak disertai rasa nyeri. Rasa nyeri timbul tidak lama sebelum atau bersamaan dengan permulaan haid dan berlangsung untuk beberapa jam, walaupun dalam beberapa kasus dapat berlangsung hingga beberapa hari. Sifat rasa nyeri kolik hilang timbul, biasanya terbatas pada perut bawah, tetapi dapat menyebar ke daerah pinggang dan paha. bersamaan dengan rasa nyeri dijumpai juga rasa mual, muntah, sakit kepala, diare, iritabilitas, dan sebagainya
  • Dismenore sekunder. Terjadi akibat adanya gangguan pada sistem reproduksi yang nyata, penyebabnya antara lain;
    Infeksi (Nyeri terasa sebelum haid), Tumor (Nyeri bersifat kolik/hebat), Penebalan dinding rahim / endometriosis (Nyeri masih ada setelah haid berhenti)

Bagaimana dengan Anda? Apakah gejala yang Anda rasakan sesuai dengan keterangan diatas? Jika ya, Pada tipe yang mana?
Jika sesuai dengan gejala dismenore primer, maka hal ini dianggap wajar, dan diberi terapi hanya jika nyeri sangat hebat tak tertahankan hingga selalu mengganggu aktivitas. Jika gejala Anda mendekati dismenore sekunder, artinya terdapat gangguan pada salah satu sistem reproduksi Anda, sebaiknya Anda memeriksakan diri ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk mengetahui kondisi dan solusi terkait masalah Anda.

Demikian informasi yang dapat kami berikan mengenai nyeri saat haid. Semoga bermanfaat.

 

Salam sehat.

0 Komentar

Belum ada komentar