Sukses

Menangani Kebotakan

19 Jul 2017, 15:55 WIB
Pria, 26 tahun.

Mohon maaf dok sbelumnya.. Sy mengalami kebotakan di usia muda. Rambut depan saya sudah sangat tipis hingga ke belakang. Awal mula rambut ini mulai habis pada saat semester 3 kuliah ( sekitar umur 19-20 thn). Sy kira saat itu di karenakan kuliah yg sedanh berat2 nya. Namun seiring berjalan nya waktu, rambut sy tidak tumbuh kembali. Tumbuh nya selalu tipis, jadi tiap helai nya tipis. Selalu seperti itu. Tidak semakin habis. Sy sudah menggunakan shampo natur dan conditioner natur. Namun msh blm ada perubahan. Sudah menggunakan natur sekitar 1 thn ke belakang. Di keluarga memang ada keturunan botak, namun kakek dan ayah saya mengalami botak di umur di atas 35 thn. Bukan di umur saya skrng. Ada kah treatment yg bisa di lakukan utk sy dok? Sy msh blm berani utk datang ke dokter kulit, karena sy msh takut jika dokter tsb nanti nya memvonis bahwa botak sy tdk dapat di sembuhkan .. Terima kasih sbelumnya dok

dr. Ellen Theodora

Dijawab Oleh:

dr. Ellen Theodora

Terima kasih telah bertanya mengenai kebtakan menggunakan fitur Tanya dokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Kebotakan atau kerontokan rambut yang disebabkan oleh faktor keturunan disebut dengan alopesia androgenika/alopesia areata dan akan dimulai secara bertahap dari bagian depan terus ke belakang. 

Alopesia areata adalah jenis kebotakan yang paling banyak terjadi pada pria maupun wanita. Alopesia areata dapat menyerang semua usia. Beberapa penyebabnya adalah:

-Genetik
-Penyakit tiroid
-Diabetes melitus
-Lupus
-Rheumatoid arthritis
-Psoriasis
-Down’s syndrome
-Vitiligo
-Atopi (rhinitis alergi, asma, eksim)
-Gangguan emosional (depresi, cemas, stres, gangguan -paranoid)

Bagaimana cara mengatasinya?

Alopesia areata merupakan kondisi yang tidak dapat diprediksi. Banyak kasus dengan bercak kebotakan dapat tumbuh kembali (sembuh spontan) dalam beberapa bulan tanpa pengobatan apapun. Beberapa pilihan terapi yang dapat diberikan adalah:

1. Suntikan Kortikosteroid
Injeksi kortikosteroid intralesi merupakan terapi lini pertama untuk alopesia terlokalisasi. Pertumbuhan rambut mulai tampak dalam 4-6 minggu pada pasien yang responsif. Pasien dengan alopesia yang luas dan lama cenderung memiliki respons terapi yang kurang bagus. Obat yang paling banyak digunakan adalah Triamcinolone acotonide (Kenalog) yang disuntik setiap 4 minggu.

2. Krim Olesan Kortikosteroid
Krim topikal fuocinolone acetonide 0,2% yang dioleskan 2 kali per hari menunjukkan respons yang bagus pada 61% pasien. Terapi dilakukan selama minimal 3 bulan.

3. Minoxidil
Efektif diberikan pada pasien alopesia areata yang ekstensif (kerontokan 50-90%), namun memiliki manfaat yang kecil pada alopesia universalis dan totalis. Minoxidil diteteskan ke bercak yang mengalami kebotakan dua kali sehari. Pertumbuhan rambut awal akan muncul dalam 12 minggu. Efek samping berupa iritasi dan rambut yang tumbuh berwarna kemerahan.

4. Imunoterapi topikal
Substansi yang biasanya digunakan adalah diphencyprone (DPCP). Obat ini deiberikan pada kulit yang terkena alopesia dengan tujuan menimbulkan reaksi mirip alergi dan memicu pertumbuhan rambut. Pertumbuhan rambut mulai tampak pada minggu ke 12-24.

5. Psoralen with ultraviolet A light (PUVA)

6. Penggunaan wig

7. Cara lain yang lebih permanen dan seringkali memberikan hasil baik, adalah transplantasi rambut. Metode ini dilakukan dengan memindahkan folikel rambut dari daerah yang lebat dan masih bertumbuh ke daerah yang botak.

Kami sarankan Anda mengunjungi dokter spesialis kulit dan kelamin untuk diagnosis jenis dan derajat penipisan rambut Anda, dan mendiskusikan pilihan penanganan yang paling sesuai untuk Anda.

 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam sehat,

0 Komentar

Belum ada komentar