Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

Verifikasi UmurStop Disini

Seks Oral Bisakan Mengakibatkan Kehamilan

19 Jul 2017, 15:12 WIB
Wanita, 16 tahun.

Dok saya telat haid sudah 2 hari,dan waktu itu saya berhubungan seks tapi itu hanya seks oral,apakah bisa menyebabkan kehamilan..? sarannya dok,saya khawatir dan cara mengatasinya gimana,terima kasih dok

Terima kasih telah bertanya seputar proses terjadinya kehamilan melalui fitur Tanya Dokter dari  KlikDokter

Kehamilan adalah hasil cinta sang calon orang tua. Kehamilan adalah proses selama 9 bulan untuk pertumbuhan dan perkembangan janin menjadi bayi. Proses terjadinya kehamilan tidaklah semudah yang dibayangkan. Proses tersebut dalam skala sel sangatlah kompleks.

Terdapat 2 komponen penting dalam proses kehamilan, yaitu

1. Sel telur wanita.

Sel telur wanita atau ovum hanya dikeluarkan 1 kali pada tiap siklusnya, disebut sebagai proses ovulasi. Bertahan 24 jam pada saluran tuba rahim, kemudian akan meleburkan diri jika tidak dibuahi.

2. Sperma.

Sel sperma dihasilkan oleh pria. Sel ini yang akan membuahi sel telur wanita. Jika dikeluarkan didalam vagina wanita, akan dapat bertahan hidup hingga 5 hari.

Kehamilan dapat terjadi bila ada pembuahan sel telur wanita oleh sperma pria. Cairan sperma yang keluar disemprotkan ke dalam vagina wanita dan akan berjalan menuju saluran rahim tempat sel telur menunggu. Kesempatan untuk terjadinya kehamilan adalah pada saat masa subur, yaitu saat ovulasi yang dihitung 14 hari sebelum haid sebelumnya, kemudian ditambahkan 5 hari sebelum dan 1 hari sesudah hari ovulasi tersebut. Jika sperma telah masuk namun tidak pada masa subur, umunya tidak dapat terjadi kehamilan, karena tidak ada sel telur yang dibuahi. Jadi dengan atau tanpa orgasme wanita kehamilan tetap bisa terjadi, yang terpenting adalah ada tidak nya sel telur saat sperma masuk kedalam rahim.

Dengan demikian, seks oral tidak mungkin mengakibatkan kehamilan namun tetap berpotensi menularkan penyakit menular seksual. 

Demikian informasi mengenai proses terjadinya kehamilan, semoga informasi ini bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar