Sukses

Olahraga pada Pasien Skoliosis

19 Jul 2017, 15:11 WIB
Wanita, 16 tahun.

Dok saya terkena skoliosis dengan 45°.Olah raga apa yang tepat dan yang harus di hindari.Serta merk susu apa yang tepat untuk penderita skoliosis. Terimakasih.

Terima kasih sudah bertanya mengenai skoliosis melalui fitur Tanya Dokter

Skoliosis adalah tulang belakang yang membengkok ke samping. Skoliosis dapat terjadi di sepanjang tulang belakang, di bagian leher (cervical), punggung (torakal), atau pinggang (lumbal). Skoliosis toraka merupakan jenis yang paling banyak ditemukan. Skoliosis sebagian besar mulai disadari pada usia remaja dan terkadang disertai keluhan seperti nyeri punggung atau pegal yang tidak kunjung hilang ataupun tidak memiliki keluhan sama sekali.

Skoliosis sering menimbukan keluhan nyeri terutama bila duduk atau berdiri terlalu lama, hal ini disebabkan oleh ketidakseimbangan struktur dan kerja otot, persendian kaku, atau terjepitnya syaraf.

Derajat skoliosis dapat diketahui dengan pemeriksaan fisik dan X-Ray berbagai posisi sesuai rekomendasi Dokter. Pilihan terapi akan sangat tergantung derajat skoliosis yang terjadi. Apabila cukup ringan (kurang dari 25 derajat), maka observasi saja cukup. Fisioterapi dan perbaikan postur tubuh juga dapat membantu mencegah skoliosis bertambah buruk. Apabila derajat skoliosis lebih berat atau sudah menimbulkan keluhan, maka dapat dipertimbangkan penggunan orthosis (alat penyangga) ataupun operasi. Indikasi dilakukannya operasi pada skoliosis adalah :

  • Terdapat progresifitas peningkatan derajat pembengkokan >40-45 derajat pada anak yang sedang tumbuh
  • Terdapat kegagalan setelah dilakukan pemakaian alat orthosis
  • Terdapat derajat pembengkokan >50 derajat pada orang dewasa
  • Untuk posisi tidur, biasanya lakukan dengan posisi miring lalu beri ganjalan bantal di puncak kelengkungan skoliosisnya.

Olahraga yang aman untuk skoliosis adalah olahraga yang bersifat low impact dan dilakukan hanya durasi yang singkat. Berenang, bersepeda statis, stretching bisa Anda lakukan namun jangan terlalu lama. Hindari olahraga yang menumpukan berat pada tulang belakang sperti squat, sprint, angkat beban hingga melebihi kepala, gymnastik dan tenis. Anda bisa berdiskusi dengan dokter spesialis ortopedi dan rehabilitasi medik untuk memilih olahraga yang paling nyaman. Tidak ada susu yang khusus untuk kasus scoliosis.

Demikian informasi mengenai skoliosis kami sampaikan. Semoga bermanfaat

 

0 Komentar

Belum ada komentar