Sukses

Kapan Gejala Infeksi HIV Dapat Mulai Dirasakan?

19 Jul 2017, 14:16 WIB
Pria, 23 tahun.

Jika kita berhubungan seks bebas dan apabila pasangan kita sudah terjangkit hiv/aids maka kapan kita bisa merasakan bahwa kita telah tertular virus tersebut. Apakah setelah melakukan hubungan tersebut kita langsung bisa merasakan bahwa kita telah terjangkit penyakit hiv/aids

Terimakasih telah bertanya tentang infeksi HIV melalui fitur Tanya Dokter.

Infeksi HIV memiliki 3 tahapan gejala. Tahapan pertama biasanya terjadi 2-6 minggu setelah terinfeksi. Gejala awal in imirip dengan infeksi virus lainnya, seperti influenza. Gejala ini hanya berlangsung 1-2 minggu kemudian akan hilang dan virus masuk ke tahapan gejala berikutnya.

Tahap pertama

Gejala berupa:

  • Nyeri kepala
  • Diare
  • Mual dan muntah
  • Lelah
  • Nyeri otot
  • Nyeri menelan
  • Ruam kemerahan pada tubuh yang biasanya tidak gatal dan biasanya muncul di bagian dada
  • Demam

Pada tahap ini, bila seseorang merasa telah terinfeksi HIV segera hubungi dokter sebab ada obat yang dapat mencegah perkembangan virus. Obat ini dapat dikonsumsi beberapa jam hingga beberapa hari setelah terinfeksi.

Tahap kedua

Pada tahap ini dapat tidak terjadi gejala apapun dalam waktu yang lama. Orang sering tidak mengetahui mereka terinfeksi HIV dan dapat menyebarkan ke orang lain. Periode ini dapat bertahan hingga 10 tahun.

Pada periode ini, virus perlahan-lahan akan membunuh sisitem sel darah putih kita yang dinamakan CD 4 T- cells dan merusak sistem imunitas.

Tahap ketiga

AIDS merupakan suatu tahap infeksi HIV lanjut. Pada tahap ini CD 4 sudah berada dibawah angka 200 dan orang akan didiagnosa dengan AIDS. Beberapa penyakit yang dapat muncul adalah Kaposi sarcoma dan pneumocystis pneumonia.

Beberapa orang tidak menyadari mereka terinfeksi HIV, dan biasanya akan mulai memeriksakan diri ketika muncul gejala sebagai berikut:

  • Lelah setiap saat
  • Pembengkakan kelenjar getah bening di leher atau selangkangan
  • Demam > 10 hari
  • Keringat malam
  • Berat badan menurun drastis
  • Bintik ungu di tubuh yang sulit hilang
  • Sulit bernafas
  • Diare yang berkepanjangan
  • Infeksi jamur di mulut, tenggorokan, atau vagina
  • Mudah berdarah atau memar

Untuk melihat apakah Anda terinfeksi HIVdapat dilakukan Rapid Test HIV. Jenis tes ini menguji antibodi terhadap virus HIV dan umumnya menggunakan darah dari tusukan jari atau cairan mulut. Tes ini memberikan hasil dalam waktu 5-40 menit. 

Antibodi dihasilkan oleh tubuh ketika terpapar/terinfeksi dengan virus seperti HIV maupun bakteri. Tes antibodi akan mencari antibodi/zat kekebalan terhadap HIV di dalam darah atau cairan mulut/ludah. Uji antibodi dapat mendeteksi infeksi HIV paling cepat 3 minggu dari waktu infeksi. Sebagian besar (97%4 hari) individu akan memiliki antibodi yang dapat terdeteksi dalam waktu 3-12 minggu (21-84 hari) dari waktu infeksi. Jika hubungan seksual dipersepsikan sebagai waktu infeksi, maka sebaiknya dilakukan 1 bulan setelahnya agar virus HIV dapat terdeteksi dalam darah (jika memang ada infeksi).

Hasil yang positif pada tes yang pertama memerlukan konfirmasi dari tes berikutnya. Sedangkan hasil yang negatif pada tes yang pertama tidak memerlukan tes konfirmasi. Namun, bila perilaku tetap berisiko tinggi (seperti seks bebas atau menggunakan narkoba suntik), maka tetap ada risiko terinfeksi HIV sehingga perlu diulang kembali. Tes ulangan dianjurkan 3 bulan setelah tes pertama (jika negatif).

Baca juga: 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan seputar infeksi HIV. Semoga bermanfaat. (FA)

0 Komentar

Belum ada komentar