Sukses

Anemia/Kurang Darah

19 Jul 2017, 10:06 WIB
Wanita, 26 tahun.

Selamat sore dok..saya mau nanya dok, saya punya adik perempuan usianya 17 tahun.. Dia sering ngeluh mual dan sakit kepala, kadang dia berasa seperti lelah dan badannya sakit semua seperti orang yang baru habis olahraga padahal aktifitasnya biasa-biasa saja..terus juga saya perhatikan sudah berapa bulan terakhir ini wajahnya pucat. Saya berasumsi kalau dia kurang darah. Kira-kira kalau diberi vitamin, baiknya vitamin apa?? Mohon infonya dok..sebelumnya terimakasih ☺

Terima kasih telah menggunakan layanan TanyaDokter di Klikdokter.

Kurang darah atau anemia adalah suatu keadaan dimana jumlah sel darah merah atau hemoglobin dalam tubuh berada dibawah nilai normal. Anemia dapat disebabkan oleh beberapa faktor, yakni:

  • Anemia karena penurunan jumlah produksi sel darah merah, contohnya adalah pada kasus kekurangan nutrisi seperti zat besi atau vitamin B12.
  • Anemia karena peningkatan destruksi sel darah merah, contohnya adalah pada penyakit gangguan kekebalan tubuh atau penyakit talasemia (penyakit kelainan darah turunan).
  • Anemia karena kehilangan darah dalam jumlah yang besar, contohnya pada kecelakaan, trauma, menstruasi hebat atau perdarahan lainnya.
  • Anemia dapat juga dibagi menjadi fase akut dan fase kronik. Fase akut adalah fase anemia dengan keadaan yang mendadak, biasanya nilai sel darah merah atau hemoglobin berada pada 7-8g/dl, sedangkan fase kronik adalah suatu keadaan anemia yang sudah berlangsung lama dengan nilai sel darah merah atau hemoglobin hanya 4-5g/dl.

Dampak menderita anemia adalah sebagai berikut:

  • Mudah lelah dan letih
  • Perasaan berdebar-debar pada jantung
  • Sesak napas dan sakit kepala
  • Sulit untuk konsentrasi
  • Kulit yang pucat termasuk di wajah, bibir dan pada konjungtiva mata
  • Keram pada kaki atau tangan
  • Serta gejala lain seperti BAB berdarah, kulit kuning dan sulit tidur

Berikut ini adalah beberapa langkah praktis untuk menjaga agar makanan yang kita konsumsi tidak menyebabkan kita kurang darah;

  • Makan makanan tinggi zat besi, yaitu:
    • Hati
    • Kacang-kacangan
    • Tiram
    • Tahu
    • Sayuran hijau, seperti bayam
    • Daging merah tanpa lemak
    • Ikan
    • Buah kering seperti kismis
  • Makan dan minum makanan yang dapat meningkatkan penyerapan zat besi dalam tubuh, yaitu:
    • Jus jeruk
    • Stroberi
    • Brokoli
    • Buah dan sayuran yang banyak mengandung vitamin C
    • Jangan minum kopi atau teh saat makan. Minuman ini mencegah penyerapan zat besi dalam tubuh.
  • Konsumsi makanan yang mengandung vitamin B12 seperti:
    • Hati sapi dan tiram
    • Ikan, daging, unggas, telur, susu, dan produk susu lainnya yang mengandung vitamin B12
    • Beberapa produk sereal, ragi, dan produk makanan lain yang mengandung vitamin B12.

Pastikan Anda mengkonsumsi makanan secara bervariasi. Makanan yang beragam dan seimbang gizinya akan mencegah terjadinya kurang darah. Diet yang terlalu ketat merupakan salah satu faktor risiko yang dapat menyebabkan anemia. Ibu hamil dan wanita pada umumnya harus lebih berhati-hati, terutama pada saat menstruasi karena lebih rentan terkena anemia. Pemeriksaan kesehatan berkala untuk mengetahui terjadinya kurang darah sebaiknya dilakukan setiap 5 tahun sekali sejak masa remaja.


Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Terima kasih.

0 Komentar

Belum ada komentar