Sukses

Penyebab Tidak Haid Selama 2 Tahun

19 Jul 2017, 11:52 WIB
Wanita, 26 tahun.

Selamat siang dok..saya punya adik usia 21 tahun..sejak usia 19 tahun tiba2 telat haid 2-3 bln sekali..lama kelamaan mnjdi tidak haid dok hingga skrg & blm lancar haidx..tahun lalu kontrol kdokter ttpi rahimx baik2 saja..apa penyebabx ya dok?apa yg hrs dlkukan lgi?

Terima kasih telah mengajukan pertanyaan mengenai tidak haid selama 2 tahun melalui fitur Tanya Dokter.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Gangguan haid dapat bermacam-macam, mulai dari darah yang keluar sedikit atau malah banyak. Selain itu, gangguan haid juga bisa berkisar antara banyak siklus haid yang terjadi. Pertama kami akan jelaskan tentang siklus haid yang normal.

Siklus menstruasi normal berlangsung selama 21-35 hari, dengan lama keluarnya darah haid berlangsung selama 2-8 hari. Haid yang tidak teratur biasanya terjadi akibat adanya gangguan keseimbangan hormonal. Gangguan hormon sering terjadi pada 3-5 tahun pertama setelah haid pertama ataupun beberapa tahun menjelang terjadinya menopause. Pada masa-masa itu merupakan variasi normal yang terjadi karena kurang baiknya koordinasi hormonal pada awal terjadinya menstruasi pertama dan menjelang terjadinya menopause, sehingga timbul gangguan keseimbaangan hormon dalam tubuh. Disamping itu, haid yang tidak teratur dapat juga terjadi pada :

Gangguan indung telur, misal: Sindrom Polikistik Ovarium (PCOS)
Stress dan depresi
Sakit kronik
Pasien dengan gangguan makan (seperti anorexia nervosa, bulimia)
Penurunan berat badan berlebihan
Olahraga berlebihan, misal atlit
Adanya tumor yang melepaskan estrogen
Adanya kelainan pada struktur rahim atau serviks yang menghambat pengeluaran darah menstruasi
Penggunaan obat-obatan tertentu
dsb
Jika tidak terjadi menstruasi sama sekali maka yang Anda alami disebut dengan amenore sekunder.

Amenorea sekunder adalah tidak terjadinya menstruasi selama 3 siklus (pada kasus oligomenorea atau jumlah darah menstruasi sedikit), atau 6 siklus setelah sebelumnya mendapatkan siklus menstruasi biasa.

Faktor-faktor risiko terjadinya amenore sekunder antara lain:

Aktivitas fisik yang terlalu berat (ekstrem)
Terlalu kurus (lemak tubuh kurang dari 15 – 17%). Keadaan ini mempengaruhi proses pembentukan hormon. Jika seorang perempuan mengalami kelainan makan, seperti anoreksia atau bulimia, perubahan hormonal yang disebabkan dapat berujung pada berhentinya menstruasi.
Obesitas. Adanya jaringan lemak yang berlebih pada seorang yang mengalami obesitas juga mempengaruhi proses ovulasi (pengeluaran sel telur dari indung telur).
Stress psikis. Stress dapat mempengaruhi fungsi hipotalamus sehingga menstruasi berhenti. Karena itu jika stress berkurang, menstruasi muncul kembali.
Penggunaan obat-obatan tertentu seperti antidepresan, antipsikotik, obat kemoterapi, dan kortikosteroid oral.


Apakah salah satu faktor diatas terkait dengan adik Anda? Yang terpenting adalah mengetahui penyebab amenorea sekunder Anda. Kami sarankan agar Anda kembali mengunjungi dokter spesialis kandungan dan kebidanan atau melakukan second opinion kepada dokter lain untuk dilakukan wawancara medis mendetil, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang yang diperlukan sehingga segera diketahui apa yang menjadi penyebab amenore sekunder yang dialami oleh adik Anda.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan mengenai tidak haid selama 2 tahun. Semoga bermanfaat. 

0 Komentar

Belum ada komentar