Sukses

Fobia Sosial (Social Anxiety Disorder)

19 Jul 2017, 05:23 WIB
Pria, 20 tahun.

Halo dok, Saya ingin menanyakan tentang mental health issue yang saya alami semenjak SMP. Saya sering panik ketika ada social occasion, membatasi kegiatan sosial dan lebih memilih berdiam diri di rumah. Saya sudah mencoba untuk bergaul seperti biasanya tapi kepanikan saya selalu muncul. Saya ingin mengetahui apa saka yang saya alami. Apakah saya harus melakukan konsultasi atau terapi? Dan biasanya berapa lamakah itu dilakukan. Terima kasih.

Terimakasih telah bertanya tentang fobia sosial melalui fitur Tanya Dokter.

Kami memahami kondisi Anda.

Fobia sosial atau yang disebut juga dengan social anxiety disorder merupakan gangguan mental yang umum terjadi pada usia remaja. Seiring bertambahnya usia, sebagian orang menyembuh, sebagian lagi menetap.

Fobia sosial lebih dari sekedar rasa malu. Fobia sosial sesuai namanya merupakan rasa takut yang intens dan tidak bisa hilang dengan sendirinya. Rasa takut ini mempengaruhi aktifitas sehari-hari, kepercayaan diri, serta hubungan interpersonal dengan orang lain, dan kehidupan sekolah/belajar.

Memang wajar, jika sebagian orang merasa cemas/tidak percaya diri atau malu dalam menghadapi suatu situasi sosial, tetapi orang dengan fobia sosial biasanya memiliki kecemasan dan ketakutan yang berlebihan sebelum, selama, dan setelah situasi sosial tersebut berakhir.

Anda dianggap mengalami fobia sosial apabila:

  • Takut akan aktifitas sehari-hari seperti bertemu orang asing, memulai percakapan, berbicara di telepon, bekerja atau belanja
  • Menghindari atau sangat mencemaskan aktifitas sosial seperti percakapan/diskusi kelompok, makan bersama mitra kerja/teman, dan pesta
  • Selalu khawatir bahwa melakukan yang Anda pikirkan itu memalukan, sehingga kerap tersipu, berkeringat atau tampil tidak maksimal (inkompeten)
  • Sulit melakukan sesuatu bila ditonton orang lain, Anda mungkin merasa sedang diawasi atau dinilai setiap saat
  • Takut akan kritik, menghindari kontak mata atau merasa rendah diri
  • Sering merasa sakit, berkeringat, gemetar atau mengalami jantung berdebar
  • Mengalami serangan panik (di mana Anda merasakan ketakutan dan cemas yang luar biasa selama beberapa menit)

Banyak orang dengan kecemasan fobia sosial juga mengalami gangguan jiwa lain seperti depresi, gangguan cemas umum atau body dysmorphic disorder (citra diri kurang/buruk).

Fobia sosial biasanya diterapi oleh psikolog atau psikiater melalui psikoterapi dan cognitive behavioral therapy (CBT) serta obat-obatan bila perlu.

Bila Anda merasa mengalami fobia sosial, sebaiknya berkonsultasi dengan psikiater atau psikolog. Jangan malu atau takut dengan mereka, semua yang Anda bicarakan akan dirahasiakan. Jika Anda memutuskan untuk menemui terapis, bicarakan dengan terbuka dan sejujur-jujurnya terkait kondisi Anda agar mereka dapat mengetahui akar masalah yang sebenarnya. Dengan demikian, terapinya juga lebih terarah dan tepat.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan seputar fobia sosial. Semoga bermanfaat. (FA)

0 Komentar

Belum ada komentar