Sukses

Pengenalan MPASI

19 Jul 2017, 08:36 WIB
Wanita, 24 tahun.

Selamat pagi dok, saya mau tanya adik saya tgl 17 besok umur 6bulan. Mpasi yg baik untuk pertama kali itu apa ya untuk adik saya?terima kasih

dr. Ellen Theodora

Dijawab Oleh:

dr. Ellen Theodora

Terimakasih telah bertanya seputar MPASI menggunakan fitur Tanya dokter.

Pemberian MPASI pada anak harus dilakukan secara bertahap. Dimulai dari yang paling halus sampai dengan pengenalan makanan padat seperti nasi atau biskuit. Anak mulai diperkenalkan kepada MPASI memasuki bulan ke-7 (sudah genap 6 bulan). MPASI yang pertama kali diberikan umumnya disarankan bubur susu, bubur dari sumber-sumber karbohidrat maupun puree buah. Pada bulan pertama MPASI, targetnya adalah pengenalan rasa, sehingga menu yang disajikan ialah menu tunggal dalam 1 kali makan, misalnya bubur beras merah saja atau puree pepaya saja. Selain itu, karena ini masih tahap pengenalan, jangan heran kalau memang porsinya masih sangat sedikit, hanya sekitar 2-3 sendok teh orang dewasa. Pada tahap MPASI, gunakan aturan 4 hari yaitu mengenalkan 1 macam makanan baru selama 4 hari berturut-turut sebelum mengenalkan makanan baru lainnya. Tujuannya selain agar anak mengetahui rasanya, juga untuk melihat apakah ada reaksi alergi terhadap makanan tersebut.


Memasuki bulan ke-8 menu sudah bisa dikombinasi menjadi 2 macam dalam 1 kali makan, dan semakin bervariasi seiring bertambahnya usia. Apabila anak sudah siap, bisa diperkenalkan nasi tim saring yang dilanjutkan nasi tim yang dihaluskan. Adapun frekuensi pemberian MPASI pada bulan pertama 2-3 kali tergantung kesiapan anak. ASI tetap diberikan sesering mungkin. 

Bila anak sudah mulai makan menu kombinasi, jangan lupa bahwa menu makannya harus menu 4 bintang, dalam arti mengandung karbohidrat, protein, sayur, dan lemak sehat. Berikut adalah variasi sumber zat gizi dalam MPASI:

-Variasikan sumber karbohidrat dengan berbagai pilihan, misalnya beras putih, beras merah, ubi-ubian, kentang, havermut, roti, dan labu-labuan (labu parang/kabocha/butternut squash).
-Untuk sayur, perkenalkan berbagai macam sayuran seperti bayam, wortel, labu siam, jagung, brokoli, bayam merah, buncis, taoge, oyong, paprika, dan terong.
-Sumber protein bisa didapat dari telur, ikan, daging, seafood, dairy products seperti keju dan susu, serta kacang-kacangan (kacang hijau, kacang merah, lentil), tahu dan tempe.
-Buah-buahan bisa divariasikan antara lain pisang, alpukat, pepaya, mangga, melon, semangka, anggur, jeruk, pir, apel, dan jambu merah.
-Gula garam boleh diberikan bila pemberiannya membuat anak mau makan. Berikan sesedikit mungkin pada anak di bawah 12 bulan. Setelah usia 1 tahun, pemberian gula garam lebih bebas namun tetap dibatasi.
-Makanan yang digoreng boleh diberikan jika anak telah berusia 10 bulan atau lebih. Supaya lebih menarik dan gurih, gorengan tertentu bisa dilapisi tepung roti yang dibuat sendiri.
-Tambahkan bumbu seperti daun salam, sereh, dan jahe agar lebih gurih. Sedikit santan pun boleh diberikan untuk menambah rasa. Ini bisa ditambahkan untuk menu MPASI 8 bulan ke atas.

Sesuai namanya, makanan pendamping ASI diberikan untuk "mendampingi" ASI agar nutrisi yang didapatkan anak menjadi lebih lengkap. Buatlah suasana makan yang menyenangkan bagi anak dengan makanan yang cukup bervariasi sehingga anak tidak bosan. Yang tidak boleh dilupakan adalah bagaimana membuat suasana yang menimbulkan anggapan bahwa makan adalah sesuatu yang menyenangkan. Pengenalan makanan pada anak memang butuh kesabaran. Bahkan terkadang dibutuhkan waktu lebih lama sebelum anak mau dan dapat menerimanya. Perilaku anak yang memuntahkan kembali makanan yang diberikan tidak serta-merta menandakan bahwa anak telah kehilangan selera makannya. Janganlah putus asa dan terus mencoba memperkenalkan MPASI yang lain pada anak. Rajinlah untuk membuat variasi rasa dan bentuk makanan yang Anda buat hingga anak benar-benar mau dan dapat menerima.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam sehat,

 

 

0 Komentar

Belum ada komentar