Sukses

Ketika Insomnia Melanda

19 Jul 2017, 04:34 WIB
Pria, 29 tahun.

malam dok... maaf saya m'ganggu lg ni. dok saya udh 5 hari kena insom. dan slalu baru bs tdr jam 4 pagi. dan itu pun gx lama. kira2 2 jam saja. siang saya jarang tdr. apakah ini dampak dari saya yg mengidap penyakit TB paru dok.? yg sering saya rasakan sich cm batuk2 aja... mohon jawaban nya dok. terima kasih...

Terimakasih telah bertanya seputar gangguan tidur melalui fitur Tanya Dokter.

Sulit masuk tidur atau mempertahankan tidur disebut dengan insomnia. Insomnia hanyalah sebagian kecil dari gangguan tidur, tetapi merupakan keluhan yang paling sering dari gangguan tidur.

Ada banyak faktor penyebab gangguan tidur, yaitu faktor psikologis dan biologis, penggunaan obat-obatan dan alkohol, faktor lingkungan dan kebiasaan buruk.

Faktor-faktor tersebut jarang berdiri sendiri. Sebagai contoh adalah faktor fisik tertentu yang memicu timbulnya masalah psikologis, begitupun sebaliknya. Faktor psikologis juga dapat memengaruhi sistem saraf pusat  sehingga membuat kondisi fisik senantiasa siaga seperti saat cemas, tegang, atau stres.

Mengingat banyaknya faktor yang dapat menyebabkan gangguan tidur, perlu dilakukan evaluasi lebih lanjut untuk memastikan penyebabnya, termasuk menggali berbagai kemungkinan adanya kondisi medis yang mendasari.

Namun demikian, terdapat beberapa tips yang dapat Anda lakukan di rumah:

  1. Hindari konsumsi minuman yang mengandung kafein saat sore hingga malam hari.

  2. Biasakan diri untuk berolahraga teratur, tidak merokok, hindari konsumsi alkohol, narkotik.

  3. Cobalah mengatur pola tidur.

  4. Bangun dan tidur pada waktu yang sama setiap harinya, bahkan ketika hari libur.

  5. Buatlah suasana yang efektif dan efisien untuk tidur.

  6. Buat diri senyaman mungkin untuk tidur, seperti dengan penggunaan lampu tidur, penutup mata, menghindari suara bising, televisi, dsb. Tidur di ruangan gelap lebih baik daripada ruangan terang.

  7. Hindari penggunaan obat tidur, terutama tanpa anjuran dokter.

  8. Obat tidur hanya efektif untuk sementara dan penggunaan yang berlebihan justru akan membuat penurunan efektivitas obat tersebut. Terapi terbaik adalah dengan mengatasi penyebabnya, bukan gejala. Selama penyebab yang mendasari masih ada, Anda akan terus mengalami gangguan tidur.

  9. Relaksasi.

  10. Buat diri serileks mungkin, seperti dengan meditasi atau yoga.

  11. Berpikir positif.

  12. Jika memiliki masalah psikologis, cobalah untuk menerima dan menghadapinya.

Dengan menerapkan beberapa tips di atas, diharapkan sudah dapat mengatasi gangguan tidur Anda. Tetapi tidak ada salahnya jika Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter untuk mengetahui apakah ada masalah pada fisik yang mendasari penyebab dari susah tidur pada Anda.

Bila gangguan tidur yang dialami akibat gangguan cemas atau panik, ada beberapa tips yang dapat Anda lakukan: 

  • Cobalah untuk menarik napas dalam dan perlahan-lahan saat serangan

  • Ingatkan diri Anda bahwa Anda tidak sedang dalam keadaan bahaya

  • Cobalah untuk membiasakan diri menghadapi hal-hal yang menjadi sumber ketakutan Anda, hingga Anda dapat mengontrol perasaan takut tersebut

  • Carilah hobi yang mampu membuat Anda melupakan kecemasan

 

Insomnia yang Anda alami belum tentu berhubungan dengan penyakit TB paru yang dialami. Penyakit ini jarang sekali menimbulkan gangguan tidur. Kalaupun ada, biasanya disebabkan oleh faktor psikologis akibat 'takut' atau cemas akan penyakit ini.

Jika keluhan berlanjut sebaiknya Anda berkonsultasi langsung dengan dokter.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan seputar gangguan tidur. Semoga bermanfaat. (FA)

0 Komentar

Belum ada komentar