Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Penis Kecil dan Tidak Bisa Tegang

18 Jul 2017, 23:35 WIB
Wanita, 21 tahun.

salam dok,, saya mau tanya dok suami saya punya penis yang berukuran kecil dan tidak bisa berdiri tegang. seolah-olah tidak memiliki nafsu.. bagaimana cara mengatasi nya dok.. terima kasih

Terima kasih telah bertanya seputar penis kecil dan tidak bisa tegang melalui fitur Tanya Dokter.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Mikropenis adalah ukuran penis yang kecil. Tapi secara genetalialnya normal, penis dan testisnya normal. Penelitian pada Asian Baby menyimpulan bahwa jika ukuran penis lahir ( 0 – 3 hari ) kurang dari 2,6 cm maka anda harus waspada karena masuk pada mikropenis.

Besar kecil ukuran penis dipengaruhi oleh :

  • Gangguan hormon pertumbuhan. Jika kadar kedua hormon ini rendah maka akan mengganggu pertumbuhan alat kelamin bagian luar termasuk penis.
  • Gangguan genetik. Jadi ada gen tertentu yang ikut menentukan besar kecilnya ukuran penis.
  • Pengaruh lingkungan dalam hal ini nutrisi. Contoh : hal ini terjadi jika laki-laki pada masa anak-anak mereka banyak makan ayam yang disuntik hormon wanita untuk menggemukannya. Obesitas juga akan mengganggu metabolisme hormon testosteron, sebab jika terlalu gemuk hormon testosteron yang membantu pertumbuhan genetalia akan di aromatisasi (diubah) menjadi hormon estrogen. Jika anak anda gemuk maka coba arahkan untuk olahraga.

Belum ada studi yang meneliti ukuran penis rata-rata orang Indonesia, namun umumnya tidak jauh berbeda dengan ukuran penis yang ditemukan pada satu wilayah regional Asia, yaitu 8-11 cm saat tidak ereksi dan 12-14 cm saat ereksi dengan diameter rata-rata sekitar 3,2 cm. Penis dianggap kecil (abnormal) jika panjangnya kurang dari 7,6 cm saat mengalami ereksi (mikropenis). Jadi, secara normal, ukuran penis saat tidak ereksi memang lebih pendek. Namun, pada orang yang lebih gemuk dapat secara semu terlihat ukuran penisnya terbenam karena lemak di daerah perut dan selangkangan.

Ukuran penis bukanlah suatu hal yang dapat menentukan kepuasan saat berhubungan seksual. Menurut hasil survey yang dilakukan oleh sebuah majalah wanita menyebutkan bahwa 50% wanita di Indonesia kecewa tidak mendapatkan kepuasan seksual pada saat berhubungan intim.

Namun, faktor utama yang menimbulkan ketidakpuasan tersebut adalah disfungsi ereksi dan ejakuliasi dini. Hampir tidak ada wanita yang mengemukakan ketidakpuasan berasal dari ukuran penis yang terlalu kecil. Organ erogen wanita (klitoris) terletak sekitar 1 cm dari bibir luar vagina,jadi meskipun ukuran penis kecil namun tetap dapat merangsangnya pada daerah tersebut ataupun pada dearah-daerah sensitif lain pada wanita untuk menimbulkan kepuasan seksual.

Keluhan penis yang tidak bisa tegang seperti yang suami Anda alami biasanya disebut disfungsi ereksi pada dunia medis. Disfungsi ereksi (DE) merupakan salah satu jenis gangguan seksual pada pria. Secara definisi DE adalah kurangnya kemampuan dalam mempertahankan proses ereksi untuk melakukan aktivitas seksual dengan baik. Gangguan ereksi dapat disebabkan banyak hal, diantaranya adalah:

  • Kelainan pembuluh darah, termasuk stroke
  • Kelainan persarafan
  • Obat-obatan
  • Kelainan pada penis
  • Masalah psikis yang mempengaruhi gairah seksual

Agar bisa tegak, penis memerlukan aliran darah yang cukup. Karena itu gangguan aliran darah dapat menyebabkan gangguan ereksi. Kerusakan saraf akibat diabetes melitus, alkohol, obat-obatan, juga dapat menjadi penyebab disfungsi ereksi. Bahan kimiawi rokok juga mempengaruhi aliran darah, sehingga dapat juga berkontribusi pada gangguan ereksi ini. Sekitar 25% kasus impotensi disebabkan oleh obat-obatan yaitu jenis obat antihipertensi, anti depresi, anti psikosis, obat penenang, simetidin, dan litium.

Psikis seperti depresi, kecemasan, stres, perasaan bersalah, perasaan takut akan keintiman, dll juga menyumbang cukup besar penyebab dari gangguan ereksi. Diperlukan evaluasi lengkap dengan tambahan pemeriksaan penunjang yang dibutuhkan sesuai kecurigaan penyebab. Nutrisi yang dapat membantu mengatasi gangguan ereksi Anda adalah zinc dan kalsium. Jangan minum sembarang obat kuat tanpa pengawasan dokter guna menghindari efek samping yang dapat merugikan kesehatan tubuh.

Untuk melakukan pengobatan diharuslah terlebih dahulu dicari apa penyebabnya. Pada kasus disfungsi ereksi (DE) karena gangguan organis (gangguan fisik/anatomis), terapi yang dilakukan umumnya adalah pembedahan atau obat-obatan.

Untuk DE yang disebabkan karena gangguan psikologis (yang terutama banyak terjadi), pada umumnya tidak diperlukan pembedahan. Untuk mengatasinya terutama haruslah dicari apa faktor pencetusnya (stress, kelelahan, pasangan yang menuntuk, narkotika, dll). Setelah didapatkan faktor pencetus, barulah diperbaiki dan dibantu dengan alat atau obat. Tanpa mengetahui apa penyebabnya, kasus DE akan berulang lagi meskipun sudah sembuh (dengan bantuan alat ataupun obat). Disfungsi ereksi karena faktor psikis memiliki angka kesembuhan yang baik apabila ditatalaksana secara adekuat.

Oleh karena itu, sebaiknya suami Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter spesialis urologi atau andrologi untuk melakukan pemeriksaan agar diketahui penyebab yang mendasarinya serta dapat dilakukan terapi yang sesuai.

Demikian informasi yang dapat kami berikan mengenai penis kecil dan tidak bisa tegang. Semoga bermanfaat.

 

Salam sehat.

0 Komentar

Belum ada komentar