Sukses

Varikokel dan Masturbasi

18 Jul 2017, 15:42 WIB
Pria, 15 tahun.

Halo doktrt, Saya josua, saya ingin bertanya. Apakah sering melakukan aktifitas masturbasi/onani bisa menyebabkan gejala varikokel??? Mohon dijawab, Terimakasih.

Terima kasih telah bertanya mengenai varikokel dan masturbasi melalui fitur Tanya Dokter

Kami memahami kekhawatiran Anda.

Varikokel merupakan pembesaran vena di bawah kantong kulit yang membungkus testis (disebut juga skrotum). Varikokel seperti varises yang terjadi di tungkai bawah. Varikokel dapat menyebabkan produksi sperma dan kualitasnya berkurang. Namun, tidak semua tipe varikokel mengganggu produksi sperma. Varikokel juga dapat menyebabkan testis tidak berkembang dengan normal atau malah mengecil.

Varikokel seringkali tidak memberikan gejala dan jarang menyebabkan nyeri. Jika ada nyeri, karakteristiknya berupa:

  • Rasa tidak nyaman atau nyeri tumpul hingga tajam
  • Nyeri bertambah ketika berdiri atau melakukan aktivitas fisik dalam waktu yang lama
  • Nyeri berkurang ketika berbaring telentang
  • Varikokel sering muncul saat pubertas dan biasanya terjadi pada sisi kiri. Namun, varikokel pada satu testis bisa mengganggu produksi
  • sperma di kedua testis.

Varikokel tidak punya faktor risiko khusus. Varikokel terjadi sendirinya sehingga bisa dikatakan tidak benar masturbasi bisa mengeakibatkan varikokel.

Seiring berjalannya waktu, varikokel dapat membesar dan makin kelihatan. Pada pria muda, jika varikokel mengganggu produksi sperma, dapat diperbaiki dengan pengobatan. Pengobatan varikokel tidak selalu diperlukan. Namun, bila varikokel menyebabkan nyeri, testis mengecil atau ketidaksuburan, sebaiknya diperbaiki melalui tindakan untuk memperbaiki varikokel. Risiko perbaikan termasuk kecil. Bila ada, risiko tersebut adalah:

  • Penumpukan cairan di sekitar testis (hidrokel)
  • Varikokel kambuh
  • Testis mengecil/atrofi
  • Infeksi
  • Kerusakan pembuluh darah arteri

Jenis tindakan pengobatan yang dilakukan  yaitu:

  • Operasi terbuka - tidak perlu rawat inap, menggunakan anestesi umum atau lokal
  • Laparoskopi - robekan operasi lebih kecil daripada operasi terbuka
  • Embolisisasi perkutan - menggunakan anestesi lokal dan tidak membutuhkan rawat inap

Bila Anda mengalami varikokel dan merasakan gejalanya, segera periksakan ke dokter spesialis urologi karena ada kemungkinan akan mengganggu produksi dan kualitas sperma.

Demikian informasi kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,
Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar