Sukses

Gangguan Siklus Menstruasi

17 Jul 2017, 20:05 WIB
Wanita, 21 tahun.

Dok bulan lalu saya menstruasi tgl 3 tapi bulang ini sampai tgl 11 saya blm juga menstruasi padahal saya sudah merasakan gejala menstruasi seperti badan terasa pegal2, paayudara terasa sakit, dan juga rasa nyeri oafa perut bagian bawah selama 1 minggu lebih tapi sampai sekarang saya blm juga menstruasi. Biasanya saya hanya akan merasakan gejala tersebut paling lama 3hari ini pertama kalinya saya mengalami gejala menstruasi hingga lama seperti ini. Apakah yang menyebabkan hal ini bisa terjadi dok ? Apakah berbahaya ?

dr. Rio Aditya

Dijawab Oleh:

dr. Rio Aditya

Terima kasih telah bertanya mengenai gangguan haid melalui fitur Tanya Dokter.

Umumnya, sebuah siklus haid berjarak 21–35 hari dari bulan ke bulan dan berlangsung selama 2–8 hari. Pada beberapa bulan saat pertama kali haid, jarak antara siklus dapat memanjang atau bahkan memendek. Hal ini merupakan proses adaptasi tubuh yang tergolong normal.

Seiring pertambahan usia, siklus haid akan menetap dan lebih teratur. Namun mendekati masa menopause, siklus haid akan kembali tidak teratur akibat adanya perubahan hormon.

Saat pertama kali haid dan menjelang masa menopause, haid tidak teratur merupakan kejadian yang normal. Namun pada beberapa kasus, kondisi itu terjadi berulang dan berlangsung di luar periode tersebut.

Beberapa kondisi yang menjadi ciri haid tidak teratur, yakni:
1. Terjadi perdarahan di luar siklus haid
2. Jumlah darah lebih banyak, dan perlu mengganti pembalut tiap 1–2 jam atau harus mengenakan pembalut ganda
3. Lama haid lebih dari 7 hari
4. Haid terjadi lebih dari 1 kali dalam sebulan
5. Tidak haid dalam kurun waktu >90 hari

6. Selain itu, kehamilan juga dapat membuat menjadi tidak haid
7. Adapun siklus menstruasi tidak teratur umumnya terjadi akibat gangguan keseimbangan hormonal, yang dapat disebabkan oleh beberapa keadaan, antara lain:

Beberapa penyebab haid tidak teratur adalah:
1. Menyusui
Proses menyusui pada 6 bulan pertama atau ASI eksklusif dapat menghambat produksi hormon pencetus haid.

2. Pemakaian KB hormonal
KB hormonal dapat memengaruhi siklus haid, sehingga haid menjadi tidak teratur.

3. Olahraga berat dan kelainan pola makan
Perubahan berat badan yang terlalu drastis, baik peningkatan maupun penurunan, dapat mengacaukan siklus haid seorang wanita.

4. Polycystic Ovary Syndrome (PCOS)
Ini adalah kondisi dimana terjadi pembentukan kista berisi cairan di kandung telur, yang memengaruhi kerja hormon pengatur haid.

5. Gangguan hormon atau organ reproduksi
Rendahnya produksi hormon tiroid (hipotiroid), kelainan organ reproduksi seperti infeksi rongga panggul, abortus yang tidak diketahui atau sejenisnya dapat menyebabkan haid tidak teratur.

Untuk membedakan penyebabnya, diperlukan pemeriksaan langsung oleh dokter. Bila seorang wanita tidak sedang menyusui atau menggunakan KB hormonal, haid tidak teratur ini perlu ditelusuri lebih lanjut dengan pemeriksaan penunjang seperti USG.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan mengenai gangguan haid, semoga bermanfaat

0 Komentar

Belum ada komentar