Sukses

Penanganan Penyakit Rematik

17 Jul 2017, 11:29 WIB
Wanita, 46 tahun.

Selamat malam dok.. Keluhan saya adalah saya memiliki rematik yg cukup menyiksa yg sering kambuh apabila cuaca dinging spt pd saat musim hujan Selain itu, 3 tahun belakangan ini saya tidak tahan dgn makanan/buah yg rasanya asam spt mangga, jeruk, apel, vitamin C dll yg mengandung rasa asam. Apabilan saya mengkonsumsi makanan/buah-buahan tsb, pasti keesokan harinya tulang-tulang atau persendian saya terasa ngilu sekali dan sangat menyiksa saya. Pertanyaan saya, apa penyebab rasa ngilu tsb? Apakah ada kaitannya dgn rematik yg saya miliki? Ataukah saya menderita alergi? Lalu bagaimana cara mengatasi atau mengobatinya karena terasa sangat menyiksa saya Mohon penjelasan dokter. Terimakasih.

Terima kasih telah mengajukan pertanyaan mengenai penyakit rematik melalui fitur Tanya Dokter. 

Keluhan Anda adalah penyakit rematik, berikut akan kami jelaskan sekilas. Artritis Reumatoid (AR) atau rematik adalah suatu penyakit otoimun sistemik yang menyebabkan peradangan pada sendi. Dengan berjalannya waktu, dapat terjadi erosi tulang, destruksi (kehancuran) rawan sendi dan kerusakan total sendi. Akhirnya, kondisi ini dapat pula mengenai berbagai organ tubuh.

Gejala dan tanda dari AR dapat dilihat sebagai berikut :

Nyeri sendi
Pembengkakan sendi
Nyeri sendi bila disentuh atau di tekan
Tangan kemerahan
Lemas
Kekakuan pada pagi hari yang bertahan sekitar 30 menit
Demam
Berat badan turun
Artritis reumatoid biasanya menyebabkan masalah dibeberapa sendi dalam waktu yang sama. Pada tahap awal biasanya mengenai sendi-sendi kecil seperti, pergelangan tangan, tangan, pergelangan kaki, dan kaki. Dalam perjalanan penyakitnya, selanjutnya akan mengenai sendi bahu, siku, lutut, panggul, rahang dan leher.

Pemeriksaan tambahan yang dapat dilakukan adalah pemeriksaaan darah rutin. Orang dengan RA pemeriksaan laju endap darah (LED) cenderung meningkat, pemeriksaan ini dapat memperlihatkan adanya proses peradangan dalam tubuh. Untuk menentukan adanya peradangan juga dapat dinilai melalui pemeriksaan C-reactive protein (CRP). Jika hasil CRP Anda meningkat dapat dikonfirmasi dengan pemeriksaan faktor reumatoid (RF) untuk mengetahui apakah benar artirtis reumatoid. Faktor reumatoid merupakan antibodi yang didapatkan pada sekitar 70-90% penderita artritis reumatoid. Pemeriksaan terbaru untuk mengkonfirmasi artritis reumatoid adalah anti-cyclic citrullinated peptide antibody (anti-CCP). Pemeriksaan Anti nuclear antibody (ANA) ditujukan untuk mengetahui apakah seseorang menderita penyakit autoimun, dapat digunakan untuk mendiagnosis pasien lupus, polymyositis, sjrogen syndrome, artritis reumatoid. 95% pasien yang menderita lupus menunjukan hasil ANA positif dan sekitar 50% pasien yang positif ANA nya menderita artritis reumatoid.

Selain itu juga dapat dilakukan analisa cairan sendi. Dokter Anda akan mengambil cairan sendi dengan menggunakan jarum steril, lalu cairan sendi akan dianalisa apakah terdapat peningkatan kadar leukosit atau tidak dan juga dapat menyingkirkan kemungkinan penyakit rematik lainnya.

Pemeriksaan foto rontgen dilakukan untuk melihat progesifitas penyakit RA. Dari hasil foto dapat dilihat adanya kerusakan jaringan lunak maupun tulang. Pemeriksaaan ini dapat memonitor progresifitas dan kerusakan sendi jangka panjang.

Tidak ada diet khusus untuk penderita artritis reumatoid dikarenakan penyebabnya yang autoimun. Tetapi ada makanan yang dapat mencegah peradangan pada artritis seperti ikan yang kaya akan omega-3 sehingga dapat menurunkan kadar inflamasi/peradangan dalam darah, selain itu juga perbanyak konsumsi buah dan sayuran yang kaya antioksidan seperti stroberi, anggur, jeruk, bayam.

Cobalah untuk berolahraga minimal 3x/minggu, masing-masing sesi dilakukan minimal 30 menit. Nyeri sendi dapat dikurangi dengan mengkonsumsi obat anti nyeri seperti paracetamol, ibuprofen, natrium diklofenak, aspirin. Namun obat tersebut tidak boleh digunakan sembarangan dan berlebihan karena dapat menimbulkan efek samping.

Mengenai keterkaitan konsumsi buah yang rasanya asam dengan kondisi Anda perlu dilakukan pemeriksaan fisik lebih lanjut, oleh karena itu kami sarankan Anda melakukan konsutasi langsung dengan dokter agar dapat dilakukan pemeriksaan dan diketahui penyebabnya. 

Demikian informasi mengenai penyakit rematik yang dapat kami berikan, semoga informasi ini bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar