Sukses

Kelumpuhan Anggota Gerak

16 Jul 2017, 20:33 WIB
Pria, 3 tahun.

Anak ini tidak seperti biasanya, ketika bangun tidur ingin berdiri namun kaki sebelah kanannya tiba tiba merasa ngilu dan tidak dapat berdiri. Namun tidak ada panas, pilek, dan nafsu makannya pun msh seperti biasa, seperti yang di ciri cirikan gejala polio. Anak ini berjalan perlahan dengan berjinjit tumit diangkat dan jari kaki menjadi tumpuan saat berjalan oleh kaki kanannya. Hasil diagnosa sementara dokter rsud, anak ini diberikan rujukan ke dokter spesialis saraf anak, dengan diagnosa paralisis sinistra. Namun hingga kini anak ini belum dapat bantuan medis untuk pengobatan mengingat dokter spesialis saraf anak di bekasi sangat terbatas. Mohon saran untuk kasus ini, langkah preventif apa dan pengobatan yang seperti apa yang baiknya kami harus lakukan selaku orang tua.

dr. Jeannyfer HJ

Dijawab Oleh:

dr. Jeannyfer HJ

Terima kasih telah bertanya tentang kelumpuhan anggota gerak kanan melalui fitur Tanya Dokter.

Halo, kami memahami kekhawatiran Anda. Ada beberapa hal yang masih perlu kami ketahui terkait keluhan anak Anda. Apakah anak mengalami keluhan seperti baal, kesemutan di daerah kaki dan tangan yang menjalar dari ujung jari hingga ke lengan atau tungkai? Apakah sebelumnya ada gangguan pencernaan, seperti diare, mual, atau muntah? Bagaimana dengan status imunisasi anak Anda, apakah sudah menjalani imunisasi dasar dengan lengkap?

Kemungkinan anak Anda mengalami acute flaccid paralysis (AFP). World Health Organization (WHO) mendefinisikan AFP sebagai kelemahan atau paralisis tungkai yang terjadi mendadak pada anak usia <15 tahun, yang bukan disebabkan oleh trauma (kecelakaan). Ada banyak penyebab terjadinya AFP, seperti poliomielitis, sindrom Guillain Barre, neuropati (gangguan saraf), myasthenia gravis, gangguan metabolik dan elektrolit (hipokalemia). Untuk mengetahui penyebab pasti dari kelemahan tungkai yang terjadi pada anak Anda, perlu dilakukan pemeriksaan menyeluruh mencakup sistem saraf, kandungan elektrolit dalam darah, dsb.

Kami sarankan anak Anda dirawat agar dapat diobervasi leboh ketat, dan segera berkonsultasi dengan dokter spesialis anak atau saraf.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

 

Salam Sehat

0 Komentar

Belum ada komentar