Sukses

Mungkinkah Hamil?

16 Jul 2017, 22:54 WIB
Wanita, 26 tahun.

Dokter, adakah memegang penis lelaki yang mempunyai air mani kemudiannya mengelapnya di kain dan selepas 15 menit, memgang vagina. Adakah ia membisakan hamil?

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Pada prinsipnya, kehamilan terjadi jika sperma bertemu dengan sel telur melalui penetrasi (masuknya penis ke dalam vagina). Pada aktivitas perangsangan seksual seperti Anda dan istri lakukan, ketika tidak terjadi penetrasi maka tidak terdapat kemungkinan terjadinya kehamilan. Bila ejakulasi terjadi di luar, maka kemungkinan terjadinya kehamilan sangat kecil.

Flek berwarna pink yang Anda maksudkan kami asumsikan merupakan flek-flek yang muncul yang bisa jadi merupakan sisa dari darah menstruasi. Warna flek-flek berkisar dari merah, coklat, hingga kehitaman. Flek-flek berwarna merah muda yang keluar lewat vagina dapat saja masih normal karena sisa dari menstruasi. Untuk menghilangkannya hanya perlu menunggu waktu, karena bila benar flek-flek tersebut merupakan sisa darah menstruasi, maka flek tersebut akan hilang dengan sendirinya.

Saran dari kami, coba observasi dulu beberapa hari ke depan (3-5 hari). Perhatikan apakah masih ada flek yang muncul. Bila tetap ada, ada baiknya Anda memeriksakan diri ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan.

Jika masih dalam batas kewajaran, maka tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Namun, jika banyak, terjadi cukup sering dan dalam waktu lama, mungkin telah terjadi perdarahan diluar siklus haid.

Untuk mengetahui penyebabnya lebih lanjut, kami sarankan untuk berkonsultasi langsung ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang yang dibutuhkan sehingga bisa mendapatkan penanganan yang optimal.

Sedangkan keputihan yang di dalam dunia medis kami menyebutnya dengan flour albus adalah cairan yang keluar dari vagina. Keputihan dapat timbul dari berbagai keadaan, yaitu secara normal/fisiologis dan secara patologis. Keputihan fisiologis adalah keputihan yang normal terjadi akibat perubahan hormonal, seperti saat menstruasi, stres, kehamilan, dan pemakaian kontrasepsi. Sedangkan keputihan patologis adalah keputihan yang timbul akibat kondisi medis tertentu dengan penyebab tersering adalah akibat infeksi parasit/jamur/bakteri.

Cairan vagina normal memiliki ciri-ciri antara lain warnanya putih jernih, bila menempel pada pakaian dalam warnanya kuning terang, konsistensi seperti lendir (encer-kental) tergantung siklus hormon, tidak berbau serta tidak menimbulkan keluhan.

Ketika cairan yang keluar dari vagina sudah mengalami perubahan warna (menjadi putih susu, keabuan, hingga kehijauan), berbau, banyak dan disertai keluhan lain (seperti gatal, panas, dll) menunjukkan bahwa telah terjadi keputihan abnormal yang umumnya disebabkan karena infeksi pada saluran reproduksi oleh berbagai kuman, jamur ataupun parasit.

Bagaimana dengan keputihan yang dialami istri Anda?

Jika keputihan Anda termasuk keputihan abnormal maka perlu diobati karena dapat menyebabkan penyebaran infeksi ke organ dalam dan sebaiknya menghindari hubungan seksual terlebih dahulu. Untuk itu beberapa hal yang harus diperhatikan adalah:

Hindari penggunaan celana ketat yang terbuat dari bahan yang tidak menyerap keringat dan sering mengganti celana dalam apabila berkeringat atau lembab
Jika ingin menggunakan panty liner, pilihlah panty liner yang tidak mengandung pengharum dan tidak digunakan selama lebih dari 4-6 jam
Hindari penggunaan produk pembersih kemaluan karena dapat menyebabkan perubahan keasaman dan keseimbangan bakteri dalam liang kemaluan ibu
Bila membilas setelah buang air kecil, lakukan dengan arah dari depan ke belakang menggunakan handuk
Untuk pertanyaan terakhir Anda mengenai masa subur, perlu diketahui siklus menstruasi selama 3-6 bulan terakhir. Siklus menstruasi diketahui dengan cara menghitung jarak hari dari hari pertama menstruasi hingga hari pertama menstruasi pada bulan berikutnya. Untuk menghitung masa subur, dibutuhkan minimal pola menstruasi 3 bulan terakhir. Masa subur (ovulasi) akan terjadi pada 14 hari sebelum hari pertama menstruasi yang akan datang bulan berikutnya. Karena itu coba fokuskan untuk berhubungan sekitar masa subur tersebut. Berhubugan seksual sehari setelah selesai haid kemungkinan tidak dapat menyebabkan kehamilan.

Lakukanlah hubungan seksual terutama pada 3 hari sebelum waktu ovulasi hingga 3 hari setelah terjadinya ovulasi. Kemungkinan terjadinya pembuahan akan lebih tinggi jika anda melakukan hubungan seksual pada masa-masa itu. Kemudian Anda dan pasangan juga perlu melakukan hubungan seksual yang teratur 2-3 x/minggu.

Ovulasi adalah suatu peristiwa dimana sel telur keluar dari ovarium dan siap untuk dibuahi oleh sperma. Waktu terjadinya ovulasi dapat diperkirakan sekitar 2 minggu sebelum terjadinya menstruasi berikutnya jika haid Anda teratur. Setelah dikeluarkan, sel telur dapat bertahan hidup selama 24 jam, sementara sperma yang telah dikeluarkan dapat bertahan hidup 48-72 jam, karena itu dianjurkan Anda melakukan hubungan seksual 2 hari sebelum hingga 2 hari sesudah waktu perkiraan ovulasi.

Jika haid Anda tidak teratur, untuk menghitung masa subur pada wanita dengan siklus haid tidak teratur harus dilihat dari 6 siklus haid. Catat jumlah hari dalam satu siklus haid selama 6 bulan. Jumlah hari terpendek dalam 6 kali siklus haid dikurangi 18. Hitungan ini menentukan hari pertama masa subur. Jumlah hari terpanjang selama 6 siklus haid dikurangi 11. Hitungan ini menentukan hari terakhir masa subur.

Rumus Penghitungan Masa Subur:

Hari pertama masa subur = Jumlah hari terpendek – 18
Hari terakhir masa subur = Jumlah hari terpanjang – 11
Siklus menstruasi normalnya berkisar antara 21-35 hari dan berlangsung selama 3-7 hari.
Baca pula artikel-artikel berikut untuk menambah informasi Anda.

3 Tanda Wanita Lagi Subur-suburnya
Menentukan Masa Subur
Siklus Menstruasi yang Normal
Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar