Sukses

Jerawat di Vagina

16 Jul 2017, 21:45 WIB
Pria, 25 tahun.

Halo dok, saya mau tanya Desember lalu muncul seperti bisul di dinding vagina luar saya, 1 bisul saja, bentuknya seperti jerawat, warna merah, rasanya gatal, berlangsung selama kira2 seminggu kurang, waktu itu saya pencet rasanya sakit lalu pecah keluar nanah, selama gatal itu saya basuh pakai betadine, setelah saya pencet keluar nanah, dia sembuh dan tidak gatal lagi. Sebagai info tambahan saya aktif melakukan hubungan sex. Lalu bulan april kemarin muncul lagi bisulnya, di tempat yang sama, saya basuh juga dengan betadine, berlangsung selama kira2 seminggu, lalu saya pencet tetapi sakit sekali jadi tidak sampai pecah, bisulnya pelan2 hilang sendiri dengan saya basuh betadine selama gatal2 berlangsung. Sekarang bulan juli muncul lagi bisulnya, di tempat yang sama juga, sekarang saya tetap basuh pakai betadine, tapi sudah seminggu belum hilang bisulnya, dan rasanya gatal, saya bingung apa yang menyebabkan kadang muncul bisul seperti ini, dan bagaimana mengatasinya? Sebagai tambahan, rasa sakit dari bisulnya hanya pada saat bisulnya tertekan, jika hanya tersentuh tidak sakit, termasuk saat saya melakukan hubungan sex dan bergesekan dengan kelamin pria juga tidak sakit.

Terima kasih telah bertanya seputar jerawat/bisul di vagina menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter.

Daerah bibir luar vagina termasuk daerah yang memiliki kelenjar sebasea. Daerah kemaluan adalah daerah yang cukup lembab karena lokasinya dan selalu tertutup celana dalam. Maka dari itu, kelenjar sebasea ditambah daerahnya yang lembab membuat kulit daerah tersebut menjadi lebih mudah terinfeksi dan dapat menyebabkan keluhan seperti bisul. Maka dari itu penting untuk menjaga kebersihan di area kemaluan.

Secara umum, bintil-bintil di daerah vulva (sekitar vagina) dapat disebabkan oleh berbagai macam hal, diantaranya:

kondiloma akuminata (kutil kelamin)
moluscum kontagiosum (infeksi virus pox)
herpes simplex (infeksi virus herpes)
scabies (infeksi oleh kutu)
jerawat
kelenjar sebasea yang sedang aktif
Selain itu ada juga beberapa penyakit yang dapat menyebabkan benjolan pada daerah bibir vagina. Berikut ini beberapa penyakit yang dapat menyebabkan benjolan pada bibir vagina:

Kista Bartholin/abses kelenjar Bartholin. Kista ini berasal dari kelenjar bartholin yang tersumbat. Setiap wanita memiliki sepasang kelenjar bartholin pada bibir vagina. Kelenjar yang tersumbat menyebabkan munculnya benjolan (kista) dan dapat pula terinfeksi sehingga meradang. Bila sudah radang, maka benjolan akan menjadi nyeri, kemerahan, dan hangat. Bila terdapat nanah kemungkinan sudah menjadi abses/bisul.
Fibroma: tumor jinak yang berasal dari jaringan ikat pada bibir vagina
Lipoma: tumor jinak yang berasal dari jaringan lemak.
Sarkoma: tumor ganas yang berasal dari jaringan ikat.
Adenocarcinoma Bartholin: tumor ganas dari kelenjar Bartholin
Untuk mengetahui jenis benjolan dan penyebabnya diperlukan pemeriksaan langsung. Karena itu, bila benjolan tersebut muncul kembali, ada baiknya bila diperiksakan ke dokter.

Sebaiknya Anda tidak mengkonsumsi sembarang obat, terutama antibiotik. Dosis, waktu, dan cara penggunaan yang tidak tepat dapat menyebabkan Anda kebal terhadap antibiotik dan menimbulkan banyak kerugian. Kedua obat yang Anda minum membutuhkan resep dokter dan tidak boleh sembarangan dikonsumsi. Sebaiknya periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan diagnosis dan terapi lebih lanjut.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar