Sukses

Cara Mengatasi Nyeri Haid

16 Jul 2017, 18:10 WIB
Wanita, 20 tahun.

Halo Dok.. saya ingin bertanya.. Teman dekat saya mengalami sakit perut, muntah2, kram di lutut sebelah kiri (mati rasa), dan pusing hingga pingsan pada saat sebelum menstruasi.. ini terjadi setiap bulannya, dan turun menstruasinya suka telat. telatnya bahkan suka sampai 3 bulan gitu. teman saya sudah bolak balik cek di dokter, hingga sudah test kehamilan, dan sudah pernah di ambil gumpalan mens yg ada dalam kewanitaannya dia, dan sudah minum obat yang di beri dokter yg ada di RS.. Tetapi semua itu tidak berpengaruh. sampai sekarang ini, setiap bulannya teman saya masih mengalami sakit perut yang bener2 menusuk, muntah2, pusing, dan akhirnya pingsan. Menurut dokter gimana mengatasinya supaya tidak terjadi seperti itu lagi dok? mohon bantuannya ya dok. terima kasih 🙏🏻

Terima kasih telah bertanya seputar mengatasi nyeri haid menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter.

Rasa sakit yang timbul setiap kali datang bulan sering dialami oleh banyak wanita. Rasa sakit ini biasanya dirasakan di perut bagian bawah yang timbul setiap hari ke-1 hingga hari ke-3 dari siklus menstruasi. Rasa nyeri yang diarasakan oleh setiap wanita berbeda beda, dapat berupa nyeri ringan maupun berat hingga mengganggu aktivitas sehari hari. Jika nyeri yang dirasakan sangat berat dan mengganggu aktivitas sehari hari dikenal dengan nama dismenorea.

Terdapat dua jenis dismenore, yaitu :
* Dismenorea primer : dismenore tipe ini timbul sejak haid pertama dan akan pulih sendiri dengan berjalannya waktu dengan lebih stabilnya hormon tubuh . Nyeri haid ini adalah normal, dan tidak membahayakan kesehatan. Dismenorea ini terjadi murni karena kontraksi otot rahim saat menstruasi akibat dari hormon prostaglandin
* Dismenorea sekunder : biasanya baru timbul di kemudian hari setelah menstruasi pertama. Berlangsung lebih dari 3 hingga 4 hari dan disertai mual, muntah atau bahkan diare. Dismenore ini dapat disebabkan oleh beberapa panyakit/kelainan penyebab, antara lain: kelainan atau penyakit seperti infeksi rahim, kista atau polip, tumor sekitar kandungan,dll.


Beberapa penyakit yang dapat menimbulkan keluhan nyeri haid diantaranya:
1. Endometriosis: Endometriosis adalah pertumbuhan kelenjar endometrium dan stroma yang berasal dari rahim. Pada endometriosis, lapisan yang menyerupai endometrium tumbuh dan ditemukan di luar rahim, berespon terhadap siklus menstruasi, namun lapisan endometrium yang berada di luar rahim tidak memiliki jalan keluar untuk perdarahan yang dialaminya setiap bulan sehingga lapisan disekitarnya akan meradang dan membengkak sehingga menimbulkan nyeri haid yang hebat.
2. Penyakit Radang Panggul: infeksi yang disebabkan oleh bakteri yang dimulai dari uterus dan dapat menyebar ke organ reproduksi lainnya.
3. Stenosis Serviks: penyempitan leher rahim. Gangguan ini sering disebabkan oleh adanya jaringan parut.
4. Tumor (fibroids): perkembangbiakkan dari dinding dalam uterus


Apabila dismenorea yang dirasakan adalah dismenorea primer maka tidak akan ada masalah. Anda dapat mengkonsumsi obat anti nyeri yang dijual bebas (parasetamol atau ibuprofen) karena termasuk aman dan dapat membantu Anda mengatasi rasa nyeri yang tidak tertahankan.


Jika nyeri haid timbul lebih lama dari 2-3 hari dan terasa sangat berat hingga mengganggu aktivitas sehari-hari, apalagi sampai muncul keluhan mual, muntah, pingsan, Anda patut mencurigai adanya penyakit yang mendasari. Kami sarankan Anda melakukan konsultasi dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan agar mendapatkan pemeriksaan fisik secara menyeluruh dan mendapatkan terapi yang optimal.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar