Sukses

Toxoplasma Otak

15 Jul 2017, 18:53 WIB
Pria, 21 tahun.

mau nanya dok seberapa serius virus toksoplasma pada otak? tmn saya di vonis mengidap virus ini , dan meninggal dunia kemarin, menular gak dok ?

dr. Jeannyfer HJ

Dijawab Oleh:

dr. Jeannyfer HJ

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Tanya Dokter Klikdokter.

Halo, kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Toxoplasmosis atau sering hanya disebut penyakit toxo merupakan penyakit yang disebabkan oleh parasit Toxoplasma gondii. Dalam banyak kasus, infeksi pada manusia terjadi terutama setelah parasit tersebut tertelan.

Sebagian besar orang yang terinfeksi tidak memiliki gejala, tetapi penyakit ini memiliki potensi untuk menyebabkan masalah serius pada beberapa orang, terutama pada mereka yang mengidap penyakit immunodepressed dan pada wanita hamil karena dapat menyebabkan keguguran.

Infeksi toksoplasma tidak akan ditularkan kepada pasangan anda. Pengobatan dini dapat mempercepat proses penyembuhan penyakit dan membantu mengatasi keluhan-keluhan yang timbul. Infeksi bawaan Toxoplasma bisa menyebabkan masalah serius pada mata, telinga, dan kerusakan otak pada saat lahir. Namun, infeksi bawaan mungkin asimtomatik sampai beberapa tahun pertama kehidupan atau bahkan sampai dekade kedua atau ketiga ketika mata (penurunan penglihatan atau kebutaan), telinga (pendengaran), atau gejala kerusakan otak (kejang, perubahan status mental) terkena. Toxoplasmosis merupakan penyebab utama retinochoroiditis (peradangan retina dan koroid mata) di Amerika Serikat.

Jika timbul gejala, biasanya menyerupai flu (nyeri otot, pembengkakan kelenjar getah bening, malaise) dan dapat berlangsung selama beberapa minggu. Pada beberapa kasus, infeksi yang berat dapat menyebabkan masalah pada organ mata, gangguan otak, kejang, dan jarang, menyebabkan kematian. Obat-obatan tertentu, baik secara tunggal maupun dalam kombinasi, dapat digunakan untuk mengobati toxoplasmosis.

Sebagian besar orang terkena infeksi dari makan daging yang terinfeksi atau mengonsumsi makanan yang terkontaminasi kotoran kucing atau anak kucing. Pencegahan penyakit ini terutama berpusat pada usaha menghindari kontak dengan daging yang mentah/terkontaminasi dan kontak dengan kucing/kotoran kucing.

Demikian informasi yang dapat kamis sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam Sehat

0 Komentar

Belum ada komentar