Sukses

Kista dan Kanker Ovarium

15 Jul 2017, 16:48 WIB
Wanita, 38 tahun.

Bagaimana cara mengetahui kista ovarium sudah menjadi kanker kista ovarium? Dan apa saja gejalanya dokter? Terima kasih

Terima kasih telah bertanya tentang kista dan kanker ovarium melalui fitur Tanya Dokter.

Kista ovarium merupakan kantong berisi cairan di dalam atau di permukaan ovarium (indung telur). Wanita memiliki dua ovarium di sisi kiri dan kanan rahim. Sel telur berkembang dan menjadi matang di dalam ovarium dan dilepaskan setiap bulan selama usia reproduksi.

Sebagian besar wanita mengalami kista ovarium pada suatu waktu tertentu dalam hidupnya. Kabar baiknya, kista ovarium ini seringkali jinak dan tidak bergejala. Sebagian besar juga akan hilang tanpa pengobatan apapun dalam beberapa bulan. Namun, sebagian kecil dapat pecah dan menyebabkan gejala yang serius.

Gejala yang dapat timbul pada kista ovarium ialah:

  • Nyeri perut bawah, nyeri tumpul yang dapat menjalar ke punggung bawah dan paha
  • Nyeri perut bawah sesaat sebelum haid dimulai atau selesai
  • Nyeri perut bawah saat berhubungan intim
  • Nyeri pada saat buang air besar atau terasa adanya tekanan pada usus
  • Mual, muntah, payudara membesar dan nyeri seperti saat hamil
  • Rasa penuh pada perut
  • Tekanan pada kandung kemih sehingga lebih sering BAK 

Kapan harus ke dokter?

Segera periksakan diri apabila mengalami gejala berikut:

  • Nyeri perut yang tiba-tiba dan sangat sakit
  • Nyeri disertai demam atau muntah
  • Tanda-tanda syok seperti kulit yang dingin dan lembap, nafas cepat, rasa melayang atau kelemahan tubuh merupakan tanda kegawatdaruratan

Bagaimana pengobatannya?

Pengobatan kista ovarium tergantung usia, jenis dan ukuran kista ovarium serta gejala yang dialami. Beberapa alternatif pengobatannya ialah:

  • Amati dan tunggu. Pada sebagian besar kasus, kista ovarium diamati dan diperiksa ulang apakah kista tersebut menghilang dengan sendirinya dalam beberapa bulan. Umumnya hal ini yang akan dilakukan pertama kali apabila tidak ada gejala dan USG menunjukkan ukuran kista yang masih kecil.
  • Pil KB. Pil KB dapat mengurangi kemungkinan timbulnya kista baru di masa depan dan mengurangi risiko kanker ovarium.
  • Pembedahan. Bila kista besar dan terus menerus tumbuh atau menteap setelah 2-3 siklus haid, dokter akan menyarankan pembedahan. Kista yang menyebabkan nyeri dan gejala lain juga dapat diangkat.

Kista menjadi kanker?

Sebagian kecil kista ovarium, dapat menjadi ganas atau berubah menjadi kanker ovarium. Namun, kejadian ini sangat jarang. 

Bila seorang wanita mengalami kanker ovarium, sangat mungkin di dalam keluarganya terdapat riwayat kanker payudara atau kanker ovarium juga, biasanya pada ibu, tante, saudara kandung perempuan atau sepupu perempuan.

Kanker ovarium stadium awal biasanya hanya berupa gejala-gejala ringan yang seringkali muncul dan menetap dalam waktu lama. Oleh karena itu, sebaiknya Anda waspada jika mengalami gejala-gejala berikut:

  1. Perasaan kembung yang sering muncul, menetap dan tidak menghilang dalam waktu lama.
  2. Ukuran perut yang bertambah.
  3. Cepat merasa kenyang walau hanya makan sedikit.
  4. Sulit makan karena hilang nafsu makan, mual, dan rasa terbakar di dada.
  5. Nyeri perut.
  6. Nyeri daerah kewanitaan.
  7. Sering buang air kecil dan perubahan pola buang air besar.
  8. Mengalami rasa lelah berlebihan dan/atau nyeri punggung.

Hingga kini belum ada metode yang mudah dilakukan untuk mendeteksi dini kanker ovarium, seperti SADARI untuk kanker payudara atau Pap Smear untuk kanker serviks. 

Selengkapnya: Sering Nyeri Perut Bawah? Waspada Gejala Kanker Ovarium.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan seputar kista dan kanker ovarium. Semoga bermanfaat. (FA)

 

0 Komentar

Belum ada komentar