Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Gatal pada Vagina

14 Jul 2017, 14:09 WIB
Wanita, 16 tahun.

Sekitar 3 tahun yang lalu saya sering mengalami bisul di bagian selangkangan dalam atau dekat lubang anus dan lubang V. Bisul nya sering tumbuh namun sekarang sudah tidak. Setelah bisul bisul tersebut pecah, masih ada bekas luka nya dan menimbulkan rasa gatal. Biasa nya tidak saya garuk karena rasa nya perih jadi hanya saya lap menggukan tissue. Tapi sekarang gatal nya semakin berlebihan dan tidak terkontrol. Saat saya tidur, saya juga suka merasakan gatal sehingga tanpa di sadari saya suka menggaruk nya sehingga menjadi luka. Saya jadi susah untuk buang air karena saat cebok rasa nya sangat perih. Saya pernah di kasih obat salep tapi tidak mempan dan sudah expired. Saya mau beli obat jamur lain nya tapi saya tidak tahu apa apa soal obat jamur. Tolong bantu saya dok. Terimakasih

Terima kasih karena Anda telah menggunakan fasilitas Tanya Dokter KlikDokter.com,

Sebelum menjawab pertanyaan Anda, ijinkan Kami mengajukan perrtanyaan. Apakah keluhan gatal diikuti dengan keputihan? Gatal pada vagina dapat disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya adalah jamur, parasit, atau bakteri. Jika gatal disertai keputihan yang berwarna kekuningan/hijau dan berbau maka membutuhkan pengobatan segera karena sudah terjadi infeksi.

Gatal dapat disebabkan karena vagina yang lembab dan kebersihannya kurang terjaga. Saran kami adalah jagalah kebersihan vagina Anda dengan mengeringkan vagina dan sekitarnya menggunakan handuk setelah BAB atau BAK, sering berganti celana dalam, dan menggunakan handuk sendiri.

Menjaga kebersihan vagina sebenarnya mudah dilakukan. Membersihkan organ kewanitaan dapat dilakukan dengan air hangat dan sabun lembut tanpa pewangi. Sabun tersebut termasuk sabun-sabun yang bisa didapatkan di pasaran yang tidak mengandung pewangi. Karena alasan etik profesional maka kami tidak diperkenankan untuk menyebut merk. Lebih baik Anda melakukannya pada saat mandi sore hari. Berikut kami tekankan kembali hal-hal yang perlu Anda perhatikan dalam menjaga kebersihan organ kewanitaan:

1. Bersihkan bagian luar vagina dengan air hangat dan juga sabun lembut tanpa pewangi. Lebih baik lakukan pada saat mandi sore hari. Selain karena air hangat menciptakan efek relaks, air hangat juga dapat meredakan nyeri jika sedang menstruasi.
2. Kenakan celana dalam katun, jenis tekstil yang terbuat dari serat alami, sehingga kulit tetap dapat bernapas, sirkulasi udara lancar, dan membuat perasaan menjadi lebih segar. Jika sedang mengalami keputihan, gantilah celana dalam 3 kali sehari.
3. Jika sedang mengalami menstruasi, gantilah pembalut setiap 4 jam.
4. Setelah buang air, pastikan arah membersihkan vagina adalah dari depan ke belakang. Hal ini perlu dilakukan untuk mencegah kotoran atau virus yang berasal dari saluran pembuangan tidak sampai ke area vagina. Selain itu jangan lupa untuk mengeringkan vagina menggunakan handuk bersih atau tissue.
5. Hindari berbagai produk pembersih, sebab belum dapat dipastikan tidak menyebabkan masalah kesehatan. Jika sampai terpaksa harus menggunakan pembersih vagina, konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter kandungan dan kebidanan tentang produk apa yang harus digunakan.

Pada dasarnya dalam mendiagnosis kelainan kulit diperlukan pemeriksaan fisik langsung dan wawancara medis yang lebih mendetil. Silakan berkonsutasi langsung dengan dokter spesialis kulit dan kelamin untuk mengetahui dengan pasti kondisi yang Anda alami dan mendapatkan terapi yang sesuai.

Demikian informasi yang dapat kami berikan, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar