Sukses

Benjolan Keluar Dari Dubur Setelah BAB

13 Jul 2017, 15:55 WIB
Pria, 22 tahun.

Selamat malam . Salam sejahtera . Dok . Apakah ini yg dikatakan ambeien . Di area dubur ada benjolan kecil dan setelah buang air besar .benjolan tsb makin keluar . Yang menjadi esensi dari petanyaan saya adalah apakah jika dibiarkan ini akan bahaya .apa resep untuk mengobati penyakit tsb dengan cara di obati di rumah .atau tanpa harus ke dokter terdekat . Sekian terimakasih .

dr. Jeannyfer HJ

Dijawab Oleh:

dr. Jeannyfer HJ

Terimakasih karena Anda telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.com

Halo, kami memahami kekhawatiran Anda. Anda mengalami ambeien. Ambeien atau wasir atau dalam dunia medis kami menyebutnya dengan hemoroid. Hemoroid dicetuskan oleh beberapa faktor risiko, salah satunya adalah sembelit atau konstipasi.

Hemorrhoid (wasir/ambeien) merupakan pembengkakan dan peradangan pada pembuluh darah balik (vena) pada daerah dubur (rektum / anus). Hemorrhoid dibagi menjadi hemorrhoid eksterna dan interna.

Hemorrhoid interna dapat dikelompokkan menjadi :

Grade I: wasir tidak keluar dari dubur
Grade II: wasir prolaps (keluar dari dubur) pada saat mengedan, namun dapat masuk kembali secara spontan
Grade III: wasir prolaps saat mengedan, dan tidak dapat masuk kembali secara spontan, harus secara manual (didorong kembali dengan tangan)
Grade IV: wasir mengalami prolaps dan tidak dapat dimasukkan kembali
Hemorrhoid interna derajat I dan II masih dapat ditangani dengan terapi obat minum dan/atau oles. Namun hemorrhoid interna derajat III dan IV serta hemorrhoid eksterna memerlukan tindakan bedah untuk penangannya.

Ada beberapa pilihan terapi wasir, termasuk penyuntikan wasir dengan zat sklerosan sehingga menyebabkan runtuhnya dinding pembuluh darah pada wasir. Terapi ini hanya berguna pada hemoroid yang masih kecil yaitu derajat I-II yang tidak sembuh dengan terapi konservatif (diet tinggi serat, tidak mengedan, krim hemoroid). Sekitar 77-86% hemoroid akan sembuh total atau tidak kembali seperti semula. Namun terapi ini sudah jarang dilakukan lagi di negara-negara maju karena risiko infeksi dan komplikasi yang dapat menyebabkan kerusakan rektum.

Pada saat ini terapi non-operatif yang cukup banyak digunakan adalah Rubber Band Ligation yaitu karet yang diikatkan pada wasir sehingga jaringan wasir akan mengalami kematian yang pada akhirnya akan lepas sendiri bersamaan dengan buang air besar.

Namun apapun terapinya tidak akan berarti bila tidak disertai perubahan pola makan, olahraga, perilaku ke belakang. Hal ini disebabkan peluang kembalinya hemoroid erat kaitannya dengan pola hidup yang dijalani. Penyembuhan sempurna dari wasir adalah dengan melakukan terapi operatif dan perubahan gaya hidup.

Sembelit merupakan salah satu faktor risiko timbul kembalinya hemoroid, karena itu Anda perlu menangani hal ini. Untuk mengatasi sembelit, terdapat beberapa hal yang perlu Anda lakukan, antara lain:

Makan makanan berserat tinggi setiap hari (sayur dan buah, sereal, suplemen serat, dll)
Minum, setidaknya 8 gelas per hari
Menggunakan pelunak tinja atau laksatif (obat pencahar). Penggunaan obat-obat ini untuk jangka lama sebaiknya dikonsultasikan dulu ke dokter.
Jangan menunda BAB dan hindari mengedan terlalu keras.
Selain itu, Anda juga perlu menjaga kebersihan daerah anus, menghindari penggunaan celana ketat, dan sebaiknya rajin berolahraga. Ibu juga dapat mencoba, berendam duduk di dalam air hangat selama 10 menit, beberapa kali dalam sehari, menggunakan es batu pada wasir, atau menggunakan krim wasir untuk mengatasi gejala.

Kami menyarankan Anda untuk melakukan pemeriksaan langsung terlebih dahulu dengan dokter sebelum menggunakan obat yang dapat dibeli di pasaran. Karena terapi dari hemoroid harus disesuaikan dengan hasil pemeriksaan terlebih dahulu.


Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar