Sukses

Penis Bengkok

13 Jul 2017, 13:21 WIB
Pria, 21 tahun.

Maaf dokter mau tanya penis bengkok ke kanan karena sunat ataunkhitan apa akan mempengaruhi hub intim

Terimakasih telah bertanya tentang Penis Bengkok menggunakan Fitur Tanya Dokter.

Sebelumnya perlu diketahui sejak kapan Anda mengalami hal ini? Apakah sebelumnya pernah mengalami luka/cedera di daerah tersebut? Pernahkah Anda merasa nyeri berkepanjangan saat ataupun setelah orgasme? Pada umumnya pembengkokan penis dapa merupakan variasi dari bentuk normal, atau bagian dari sebuah kelainan. Jika Anda tidak mengalami keluhan apapun, maka sepertinya hal ini merupakan bagian dari hal normal.

Ada juga penyebab penis bengkok yang merupakan sebuah penyakit. Penyebab paling sering adalah Peyronie's Disease, yaitu sebuah keadaan terbentuknya lapisan jaringan fibrosa parut (plak) yang keras di bawah kulit pada bagian atas atau bawah penis. Ketika penis mengalami ereksi, jaringan parut tersebut menarik bagian penis tersebut sehingga terbentuk penis yang bengkok. Kondisi ini dapat menyebabkan rasa nyeri saat ereksi. Pada pemeriksaan fisik dapat dirasakan adanya plak yang keras di bawah kulit sisi yang bengkok. Penyebab tersering keadaan ini adalah trauma pada penis. Beberapa obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan keadaan ini. Namun, banyak juga yang tidak diketahui penyebabnya. Faktor risiko keadaan ini adalah genetik (keturunan) atau keadaan lain yang serupa (jaringan yang mengeras sehingga menybebkan bengkok) pada tangan atau kaki (kontraktur Dupuytren). Penyebab lain dapat berupa striktur pada uretra (riwayat trauma saluran kemih) atau hipospadia.

Umumnya, keadaan ini dapat membaik dengan sendirinya seiring berjalannya waktu. Namun, tergantung penyebabnya dapat dilakukan tatalaksana dengan obat maupun dengan operasi. Biasanya dokter akan mengamati dulu perkembangan keadaan ini selama beberapa bulan sebelum memutuskan apakah akan diberikan pengobatan ataupun dilakukan operasi, karena beberapa tindakan (operasi maupun bukan operasi) dapat meningkatkan risiko terjadinya disfungsi ereksi.

Jika benar Anda ingin memastikan, saya menyarankan agar Anda berkonsultasi ke dokter spesialis urologi. Terlalu dini untuk menyatakan bahwa diri Anda mengalami penyakit tertentu karena bisa saja hal ini, merupakan bagian dari keadaan normal. Dokter tersebut dapat melakukan pemeriksaan secara lengkap, baik pemeriksaan fisik maupun pemeriksaan tambaha jika diperlukan. Pemeriksaan tambahan dapat berupa ultrasonografi penis untuk melihat struktur jaringan penis. Bedasarkan hasil pemeriksaan tersebut, dokter akan merencankan tatalaksana yang sesuai untuk keadaan Anda.

Jika memang normal maka hal ini tidak akan mempengaruhi hubungan intim Andadan pasangan.

Demikian penjelasan yang dapat saya berikan. Semoga membantu.

Terimakasih.

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar