Sukses

Koreng pada Anak

12 Jul 2017, 01:05 WIB
Pria, 24 tahun.

Assalamualaikum... Dok saya mau konsultasi mengenai anak saya Sudah berobat berkali" g kunjung sembuh , gatal , berair dan menyebar dok sejenis koreng dok, dikasih salep acifar 2× kering dok cuma kalo di garuk kaya gitu lagi, g ada efek'nya kira" harus pake obat apa ya dok ,

Terima kasih telah bertanya seputar koreng pada anak menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter.

Luka dan koreng yang tidak kunjung sembuh pada anak-anak, kemungkinan besar jika dilihat dari keterangan yang Anda berikan diagnosa anak Anda adalah Impetigo. Namun untuk menentukan diagnosa pasti penyakit kulit yang keponakan Anda diperlukan pemeriksaan fisik secara langsung. Diagnosa penyakit kulit membutuhkan pemeriksaan langsung untuk melihat ujud kelainan kulit.

Sekilas kami akan membahas mengenai impetigo. Impetigo adalah penyakit kulit menular yang disebabkan bakteri dan biasanya menyerang anak-anak. Walaupun sebagian besar disebabkan oleh bakteri yang masuk melalui luka, namun impetigo dapat terjadi pada kulit yang sehat. Impetigo merupakan infeksi kulit yang mudah sekali menyebar, baik dalam keluarga, tempat penitipan atau sekolah. Impetigo menyebar melalui kontak langsung dengan lesi (daerah kulit yang terinfeksi). Di Inggris kejadian impetigo pada anak sampai usia 4 tahun sebanyak 2,8% pertahun dan 1,6% pada anak usia 5-15 tahun.

Impetigo terdiri dari dua jenis, yaitu impetigo krustosa (tanpa gelembung cairan, dengan krusta/keropeng/koreng) dan impetigo bulosa (dengan gelembung berisi cairan).
Impetigo krustosa hanya terdapat pada anak-anak, paling sering muncul di muka, yaitu di sekitar hidung dan mulut. Kelainan kulit berupa eritema dan vesikel yang cepat memecah sehingga penderita datang berobat yang terlihat adalah krusta tebal berwarna kuning seperti madu. Jika dilepaskan tampak erosi dibawahnya.

Impetigo bulosa terdapat pada anak dan dewasa, paling sering muncul di ketiak, dada, dan punggung. Kelainan kulit berupa eritema, vesikel, dan bula. Kadang-kadang waktu penderita datang berobat, vesikel atau bula telah pecah.

Impetigo diobati dengan antibiotik. Penyakit ini dapat sembuh sendiri dalam 2-3 minggu, namun karena dapat menyebar dengan mudah dan dapat menjadi infeksi yang lebih serius, sangat penting untuk mengobatinya secepat mungkin. Pada lesi yang terlokalisir maka pemberian antibiotik topikal diutamakan. Karena antibiotik topikal sama efektifnya dengan antibiotik oral. Antibiotik oral disimpan untuk kasus dimana pasien sensitif terhadap antibiotik topikal, lesi lebih luas atau dengan penyakit penyerta yang berat.
Obat topikal yang diberikan mupirocin 2% diberikan di kulit yang terinfeksi 3x sehari selama tiga sampai lima hari. Antibiotik oral yang dapat diberikan adalah Amoxicillin dengan asam klavulanat; cefuroxime;cephalexin; dicloxacillin; atau eritromicin selama 10 hari.

Untuk mencegahnya salah satunya adalah dengan cara :

Mandi teratur dengan sabun dan air (sabun antiseptik dapat digunakan, namun dapat mengiritasi pada sebagian kulit orang yang kulit sensitif
Higiene yang baik, mencakup cuci tangan teratur, menjaga kuku jari tetap pendek dan bersih
Jauhkan diri dari orang dengan impetigo
Orang yang kontak dengan orang yang terkena impetigo segera mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir
Cuci pakaian, handuk dan sprei dari anak dengan impetigo terpisah dari yang lainnya. Cuci dengan air panas dan keringkan di bawah sinar matahari atau pengering yang panas. Mainan yang dipakai dapat dicuci dengan disinfektan
Gunakan sarung tangan saat mengoleskan antibiotik topikal di tempat yang terinfeksi dan cuci tangan setelah itu
Untuk mendapatkan obat serta terapi yang tepat kami sarankan agar anak Anda melakukan pemeriksaan ke fisik secara langsung terlebih dahulu ke dokter.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar