Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Memperbesar Penis

12 Jul 2017, 00:34 WIB
Pria, 22 tahun.

Dok,cara memperbesar mr P gimana ?

Terima kasih telah bertanya seputar memperbesar ukuran penis menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter.

Belum ada studi yang meneliti ukuran penis rata-rata orang Indonesia, namun umumnya tidak jauh berbeda dengan ukuran penis yang ditemukan pada satu wilayah regional Asia, yaitu 8-11 cm saat tidak ereksi dan 12-14 cm saat ereksi dengan diameter rata-rata sekitar 3,2 cm. Penis dianggap kecil (abnormal) jika panjangnya kurang dari 7,6 cm saat mengalami ereksi (mikropenis).

Seringkali pria dihantui ketakutan apakah penis Anda terlihat kecil atau terlalu kecil untuk memuaskan pasangan Anda. Media dan masyarakat seringkali membuat stigma tentang hubungan ukuran penis dan kepuasan seksual. Namun, yang harus selalu Anda ingat adalah: memahami dan mengerti keinginan, kebutuhan dan hasrat seksual pasangan jauh lebih penting untuk meingkatkan kualitas hubungan seksual Anda dibandingkan dengan mencoba memperbesar ukuran penis.
Hindari cara-cara yang tidak aman dengan menggunakan berbagai produk ataupun prosedur untuk memperbesar ukuran penis. Karena hingga saat ini belum ada satupun produk atau prosedur medis yang telah terbukti secara ilmiah dapat memperbesar ukuran penis.
Berikut adalah cara-cara aman yang dapat Anda lakukan:
1. Komunikasi dengan pasangan

2. Komunikasikan keinginan masing-masing untuk meningkatkan kepuasan seksual Anda dan pasangan Anda
3. 
Jaga berat badan dan hilangkan lemak pada perut

4. Jika Anda memiliki lemak berlebih yang terkonsentrasi pada perut, hal tersebut akan menyebabkan penis Anda terlihat lebih kecil

5. Cukur rambut pubis Anda
. Rambut pubis yang berlebih pada area dasar penis dapat menyebabkan penis Anda terlihat lebih pendek. Dengan mencukur rambut pubis juga akan meningkatkan sensitifitas dasar penis Anda

6. Konsutasikan dengan dokter mengenai masalah Anda dan jangan mencoba produk atau prosedur tertentu tanpa pengawasan dokter (spesialis urologi)

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar