Sukses

Kemungkinan Hamil

11 Jul 2017, 23:59 WIB
Wanita, 35 tahun.

Malam doke sya 35 thn br menikah, tahun lalu saya mengalami siklus haid tidak lancar selama 3 bln setelah sy cek k dokter SPOG di sebuah Rumah sakit bag. Kebidanan & kandungan dokter mengatakan saya obesitas shgg hormon tidak stabil. Dan diberi norelut kmudian haid sy teratur tp sedikit2 kluarnya. Tahun ini saya menikah May lalu, namun Setelah selesai berhubungan intim dgn suami saya selalu Pendarahan. Terakhit hub. Jumat lalu disatu hafi sblm Tgl haid Saya.. Pendarahan smp keluar gumpalan darah beberapa kali sebesar 2 ruas jari selama stgah hari. Sorenya saya cek k rumah sakit di bag. Kebidanan & kandungan. Kmdian saya di usg & di cek kelamin sy dgn spt dimasukan alat seperti sendok & dokter yg melak. Pemeriksaan mengatakan tidak apa2 & lg2 obesitas. Saya diberi obat norelut & plasminex. Setelah sy minum obat tsb pendarahan berhenti. Satu hr pertama minum obat plasminex darah lgs berhenti & sy tidak lg minum plasminex & hanya minum norelut. Yg saya mau tanyakan Bisa ga saya hamil Setelah hub intim tp tjd pendarahan spt itu. Trs bagaimana spy tidak berdarah lg setelah selesai hub. Intim. Terimakasih atas jawaban dokter

Terima kasih telah bertanya seputar perdarahan setelah berhubungan menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter.

Kemungkinan hamil bisa saja terjadi suatu waktu, namun peluangnya cukup kecil karena Anda menyatakan bahwa terdapat ketidakseimbangan hormonal yang diakibatkan oleh obesitas.

Hal yang paling utama dapat Anda lakukan saat ini adalah:

  • Olahraga teratur
  • Mengatur porsi makan
  • Menurunkan berat badan

Dibawah ini merupakan 7 tips menjaga kesuburan yang diberikan oleh Profesor William Ledger seorang profesor ahli kandungan dari University of Sheffield.

1. Usia dan Fertilitas

Usia memang sangat penting dalam membahas kesuburan. Di jaman sekarang banyak yang menunda kehamilan, namun sebenarnya fertilitas menurun dengan meningkatnya usia. Pria dan wanita sangat subur pada usia 20 tahun-an. Terutama pada wanita, kesuburan akan menurun saat usia meningkat, dan menurun cepat setelah usia 35 tahun. Penyebabnya ada banyak, namun penyebab paling sering adalah kualitas dari telur yang dikeluarkan oleh indung telur. Kesuburan pria juga menurun dengan menambahnya usia terutama di usia 40 tahun namun banyak pria yang masih dapat memiliki anak diatas usia 50 tahun.

2. Hindari PMS (Penyakit Menular Seksual)

Penyakit menular seksual seperti chlamydia dan gonorrhea dapat merusak tuba falopi seorang wanita, yang mengakibatkan sulit menjadi hamil.

3. Hindari merokok

Wanita yang merokok 20 batang sehari dapat mengalami peristiwa menopause 2 tahun lebih cepat dibandingkan wanita pada normalnya. Lelaki yang merokok juga memiliki risiko rusaknya sperma.

4. Berat badan dan kesuburan

Berat badan berlebih dan berat badan kurang dapat menyebabkan ketidaksuburan. Berat badan yang berlebih dapat menimbulkan penyakit PCOS (polycystic ovary syndrome) yang mempengaruhi keseburan.

5. Hindari alkohol

Pria yang mengkonsumsi alkohol 3 – 4 gelas dalam sehari dapat merusak sperma mereka. Wanita juga dianjurkan untuk menghindari konsumsi alkohol sewaktu ingin hamil untuk menghindari rusaknya pertumbuhan janin.

6. Hindari radiasi dan bahan kimia berbahaya

Terekspos radiasi dan beberapa bahan kimia seperti glycol ester yang ditemukan dalam tanaman dapat merusak kesuburan.

Periksakan kondisi Anda dan pasangan ke dokter spesialis Kandungan dan Kebidanan, agar diketahui sumber permasalahanya dan Anda berdua dapat cepat memiliki buah hati. Jika Anda telah melakukan berbagai tindakan seperti di atas dan hasil yang didapatkan dalam keadaan normal, namun tetap belum mendapatkan keturunan, bersabarlah dan tetap berusaha dan berdoa pada-Nya. Semoga Anda dan pasangannya dapat segera dianugerahi buah hati.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar