Sukses

Benjolan pada Payudara

11 Jul 2017, 22:56 WIB
Wanita, 17 tahun.

Assalamualaikum Dok, saya Nisa Saat itu saya masih kelas 2 smp usia saya baru 13 tahun saat itu, saya merasa aneh karena di payudara saya terdapat sebuah benjolan, awalnya saya kira itu hanya bentol biasa tapi lama-lama kelamaan menjadi membesar bahkan memerah dan memar, dan terasa sangat sakit dan terasa ke sekujur tubuh saya, tapi anehnya, beberapa hari kemudian, benjolan itu berubah menjadi gumpalan berwarna coketal gelap dan berisi cairan, dan saat saya bangun tidur, gumpalan itu kemudian pecah dan mengeluarkan cairan berwarna putih, setelah itu entah kenapa saya sering merasakan sakit di bagian payudara saya sampai sekarang pun saya sering merasakat sakit. Mohon penjelasannya Dok, terima kasih..

Terima kasih telah bertanya seputar benjolan pada payudara menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter.

Benjolan atau tumor pada payudara bisa berupa tumor yang jinak maupun yang ganas (kanker). Untuk membedakannya perlu diketahui karakteristik tumor tersebut, seperti:

Ukurannya, apakah semakin bertambah besar
Permukaannya: licin atau berbenjol
Dapat digerakkan atau tidak (menempel pada kulit)
Bagaimana keadaan kulit di atasnya
Apakah ada nyeri
Apakah ada pembesaran kelenjar getah bening di sekitarnya (termasuk ketiak)
Kanker payudara biasanya mengenai wanita setelah melewati usia 35 tahun. Penyebab kondisi ini masih belum diketahui dengan pasti, namun terdapat beberapa faktor yang ditengarai berperan, seperti:

Genetik
Hormon
Makanan (tinggi lemak dan atau bersifak karsinogenik)
Radiasi.
Kanker atau keganasan di payudara dapat timbul dengan beberapa gejala sebagai berikut:
Pembengkakan atau benjolan di ketiak
Kulit di sekitar payudara mengerut seperti jeruk atau disebut peau d'orange
Puting tertarik ke dalam
Keluar cairan dari puting, dapat darah, bening, atau warna lain
Nyeri di benjolan (namun ini subjektif)
Perubahan dari puting seperti rasa gatal, panas, perlukaan.

Umumnya benjolan payudara yang terjadi pada usia anda disebabkan masalah hormonal dan merupakan hal yang jinak.
Untuk memastikan diagnosis, sebaiknya Anda mengunjungi dokter spesialis kandungan dan kebidanan untuk tatalaksana lebih lanjut.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar