Sukses

Restless Leg Syndrome Atau Involuntary Movement?
11 Jul 2017, 08:46 WIB
Pria, 21 tahun.

Dok jari kaki saya gerak gerak sendiri, kata dokter itu involuntary movement, tp saya baca di google RestLes Leg Sindrome. Gejala juga sama.. Apa bedanya involuntary movement & rls sindrom ? Penyebab rls sindrom ? Pemeriksaan apa saja untuk rls sindrom? Saya sudah pemeriksaan ct scan otak & mri otak

dr. Ellen Theodora

Dijawab Oleh:

dr. Ellen Theodora

Terima kasih telah bertanya mengenai restless leg syndrome melalui fitur Tanya dokter.

Pada sebagian besar kasus RLS, tidak ada penyebab yang jelas. Beberapa ahli penyakit saraf mengatakan bahwa RLS berhubungan dengan dopamin yang bekerja mengontrol pergerakan otot. Penyakit-penyakit tertentu juga dapat menyebabkan RLS, seperti anemia defisiensi besi atau gagal ginjal. Sekitar satu dari lima ibu hamil akan mengalami gejala RLS pada triwulan ke-3 kehamilan yang akan hilang sendiri setelah melahirkan.

Jika tidak ada penyebab yang jelas, maka penderita RLS perlu melakukan perubahan gaya hidup, seperti:

-Menghindari konsumsi stimulan seperti kafein, rokok, dan alkohol pada malam hari
-Berhenti merokok
-Olahraga teratur (tidak pada malam hari dekat jam tidur)
-Membuat pola tidur yang teratur (tidur dan bangun pada jam yang sama setiap hari)
-Menghindari obat yang dapat memperberat gejala

Ketika terjadi serangan RLS, lakukan hal-hal di bawah ini untuk mengurangi gejala:

-Memijat tungkai
-Mandi air hangat di malam hari
-Kompres hangat atau dingin pada otot tungkai
-Jangan menahan keinginan untuk menggerakkan tungkai, lakukan aktivitas yang mengalihkan pikiran seperti membaca atau menonton televisi
-Latihan relaksasi seperti yoga atau tai chi
-Banyak berjalan dan melakukan peregangan setiap pagi dan malam

Selain itu, buatlah catatan tidur dan berikan kepada dokter Anda untuk membantu identifikasi gangguan tidur yang ada. Dokter dapat memberikan beberapa obat untuk membantu mengatasi gejala seperti agonis dopamin, penghilang rasa sakit, obat tidur, dan lainnya.

Gerakan Involunter (Involuntery Movement)

Diskinesia adalah gangguan medis berupa gerakan yang tidak terkendali pada lidah, bibir, dan wajah. Dalam beberapa kasus, pasien mungkin mengalami pergerakan juga pada lengan, kaki, jari tangan dan jari kaki. Pada kasus yang berat, gejala tardive dyskinesia yang muncul berupa gerakan tak terkendali pada batang tubuh, pinggul, atau otot yang berhubungan dengan sistem pernapasan. Di samping itu, tardive dyskinesia juga dapat memengaruhi bagian tubuh lainnya.

Ada banyak faktor yang dapat menyebabkan tardive dyskinesia. Beberapa studi menunjukkan bahwa beberapa orang berada pada risiko dyskinesia lebih tinggi akibat konsumsi obat lain dan penyakit yang menyebabkan gejala serupa. Misalnya, penyakit Parkinson, penyakit Huntington, dan stroke dapat menyebabkan gerakan tubuh yang tak terkendali. Pasien dengan skizofrenia, gangguan schizoafektif, atau gangguan bipolar yang telah menjalani pengobatan antipsikotik untuk waktu yang lama berada pada risiko tardive dyskinesia yang lebih tinggi. Kondisi lain yang dapat menyebabkan tardive dyskinesia adalah pasien fetal alcohol syndrome, cacat pertumbuhan, dan gangguan otak lainnya.

Saran kami adalah, lakukan pemeriksaan kepada dokter syaraf atau neurologi agar diketahui apakah benar anda terkena diskinesia ini.

Demikian informasi mengenai Restless Leg Syndrome kami sampaikan, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar