Sukses

Solusi Ambeien

10 Jul 2017, 21:29 WIB
Wanita, 20 tahun.

Dok saya mau tanya , kalo ambien itu bisa sembuh untuk selamanya atau tidak? Makasi

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan saat ini. Keluhan Anda saat ini adalah ambeyen. Hemorrhoid (wasir/ambeien) merupakan pembengkakan dan peradangan pada pembuluh darah balik (vena) pada daerah rektum atau anus. Hemorrhoid dibagi menjadi hemorrhoid eksterna dan interna. Untuk informasi lengkap kami sertakan artikel yang dapat Anda akses yang berjudul:

Wasir (Hemorrhoid)

Hemorrhoid interna dapat dikelompokkan menjadi :

Grade I : wasir tidak keluar dari rektum
Grade II : wasir prolaps (keluar dari rektum) pada saat mengedan, namun dapat masuk kembali secara spontan
Grade III : wasir prolaps saat mengedan, namun tidak dapat masuk kembali secara spontan, harus secara manual (didorong kembali dengan tangan)
Grade IV : wasir mengalami prolaps namun tidak dapat dimasukkan kembali
Apakah terdapat benjolan? Jika iya, bagaimana dengan benjolan yang Anda alami? Penanganan wasir juga ditentukan berdasarkan tahapan wasir yang Anda alami.

Memang tidak ada obat yang dapat mengobati wasir. Caranya adalah dengan pencegahan, perubahan gaya hidup dan jika tidak sembuh-sembuh memang dapat dilakukan operasi.Oleh karena itu sebaiknya anda memeriksakan diri langsung ke dokter untuk mengetahui apa tindakan yang tepat bagi wasir anda.

Kami juga sertakan artikel berjudul: Tujuh Cara Sehat Cegah Wasir.

Sulit buang air besar, atau yang biasa disebut dengan konstipasi, merupakan suatu keadaan dimana feses menjadi lebih keras dan sulit untuk dikeluarkan sehingga frekuensi buang air besar menjadi lebih jarang dari biasanya.Konstipasi terjadi karena kecepatan makanan melewati kolon (usus besar) terlalu lambat, sehingga kolon memiliki waktu yang lebih banyak untuk menyerap air yang terkandung dalam sisa-sisa makanan, dan hal ini menyebabkan feses menjadi keras dan kering.

Sebagian besar kasus konstipasi dapat diatasi dengan melakukan perubahan gaya hidup, seperti :
Konsumsi makanan berserat tinggi setiap hari.
Tingkatkan asupan cairan ke dalam tubuh minimal 8 gelas sehari (2 gelas saat bangun pagi, 4 gelas sepanjang hari, 2 gelas saat akan tidur). Konsumsi makanan yang kaya akan serat harus diimbangi dengan minum cairan dalam jumlah banyak. Peningkatan asupan cairan ke dalam tubuh tanpa diikuti oleh peningkatan asupan serat tidak akan memberikan pengaruh yang bermakna dalam mengatasi konstipasi.
Olahraga secara teratur
Jangan menunda keinginan untuk BAB.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar