Sukses

Penyebab Sering Sakit Kepala pada Pria

10 Jul 2017, 16:15 WIB
Pria, 22 tahun.

Dok, saya sering sekali mengalami sakit kepala, biasany jika saya tidak baring setelah pulang kerja, maka malam hari saya akan pusing, bahkan jika saya baring terkadang sakit kepala tetap muncul, dan juga apabila saya bersandar atau hanya bari sebentar maka kepala saya mulai tidak nyaman dan sakit kepala akan muncul nanti, bisa bantu saya dok

Terimakasih telah bertanya seputar sakit kepala melalui fitur Tanya Dokter.

Kami memahami ketidaknyamanan Anda.

Secara umum, ada dua penyebab sakit kepala, yaitu:

  • Primer - tidak disebabkan oleh kondisi apapun, hasil pemeriksaan lab, CT scan normal
  • Sekunder - terdapat penyakit yang mendasari, seperti akibat cedera leher/kepala/tulang belakang, peradangan atau gangguan pada pembuluh darah di dalam dan sekitar otak, termasuk stroke, infeksi (meningitis), tekanan dalam otak yang terlalu tinggi atau rendah, tumor otak, cedera kepala; hal-hal ini biasanya bisa terlihat melalui CT scan

Pada sakit kepala primer, bila sakit kepala yang Anda rasakan terjadi >15 hari dalam sebulan, dalam waktu paling sedikit 3 bulan, Anda dianggap mengalami sakit kepala kronis (chronic daily headaches/CDH). 

Pada tipe yang primer, terdapat CDH yang berlangsung singkat dan yang berlangsung lama (>4 jam). Terdapat 4 jenis sakit kepala yang biasanya berlangsung lama:

Chronic migraine
  • Terdapat riwayat migrain episodik
  • Terjadi 8 hari atau lebih dalam sebulan, paling sedikit selama 3 bulan
  • Sakit kepala pada satu sisi/kedua sisi kepala
  • Nyeri berdenyut
  • Nyeri sedang hingga berat
  • Nyeri diperberat dengan aktivitas fisik
  • Disertai mual, muntah atau keduanya
  • Sensitif terhadap cahaya dan suara
Chronic tension-type headache
  • Nyeri di kedua sisi kepala
  • Nyeri ringan hingga sedang
  • Nyeri terasa seperti ada yang menekan/mengikat kepala, tidak berdenyut
  • Tidak dipengaruhi oleh aktivitas fisik
  • Sebagian merasakan nyeri tekan pada tulang kepala
New daily persistent headache
  • Terjadi tiba-tiba, umumnya pada orang yang tidak memiliki riwayat sakit kepala
  • Menjadi konstan dalam 3 hari sejak mulai sakit kepala
  • Minimal terdapat dua dari karakteristik chronic tension-type headache
Hemicrania continua
  • Nyeri pada satu sisi kepala
  • Terjadi setiap hari dan kontinu tanpa ada periode bebas nyeri
  • Nyeri sedang dengan beberapa puncak nyeri yang berat
  • Mereda dengan obat pereda nyeri seperti indomethacin
  • Dapat menjadi berat dengan munculnya gejala seperti migrain
  • Berhubungan dengan gejala berikut, yaitu (1) Mata merah, berair pada sisi kepala yang sakit, (2) Hidung tersumbat atau pilek, (3) Kelopak mata sulit dibuka atau pupil mata mengecil, (4) Gelisah, tidak bisa istirahat

Faktor risiko lain yang menyebabkan sering sakit kepala adalah: jenis kelamin perempuan, kondisi cemas, depresi, gangguan tidur, obesitas, mengorok, konsumsi kafein berlebihan, dan konsumsi obat sakit kepala berlebihan.

Untuk saat ini, yang dapat dilakukan adalah:

  • Menghindari aktivitas yang memperburuk sakit kepala Anda.
  • Gunakan obat antinyeri seperti parasetamol atau ibuprofen, namun jangan lebih dari 3 hari/minggu.

Kami sertakan pula beberapa artikel berikut untuk menambah informasi Anda seputar sakit kepala:

Kami sarankan pula agar Anda berkonsultasi dengan dokter saraf untuk dapat dievaluasi penyebab sakit kepalanya. Bila perlu, Anda menjalani pemeriksaan CT scan atau MRI kepala.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan seputar jenis sakit kepala. Semoga bermanfaat. (FA)

 

0 Komentar

Belum ada komentar