Sukses

Gejala Sindrom Dispepsia

10 Jul 2017, 06:43 WIB
Wanita, 17 tahun.

Dok, trus apa penyebabnya perut bunyi, mengeluarkan gas, batuk, tidak nafsu makan

Terima kasih telah bertanya tentang gejala sindrom dispepsia melalui fitur Tanya Dokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Kami menduga Anda
mengalami sindroma dispepsia. Kami akan menjelaskan mengenai peningkatan
asam lambung atau disebut sindrom dispepsia. Sindroma dispepsia
merupakan suatu kumpulan gejala saluran cerna terdiri dari perut
kembung, terasa penuh sehingga mudah kenyang, perut perih di bagian atas
(ulu hati), sering bersendawa, mual, muntah, dll. Dispepsia biasanya
disebabkan oleh penyakit ulkus lambung atau kelebihan asam lambung.
Pengobatan sindrom dispepsia sangat tergantung dari penyebabnya.

Awalnya, Anda dapat mengonsumsi obat anti asam lambung yang berisikan
antasid untuk meredakan gejala. Selain dengan pemberian obat anti asam
lambung secara teratur, kami sarankan sebaiknya Anda menjaga pola
makannya dengan makan lebih sering dalam porsi kecil dan teratur,
menghindari makanan pedas, asam, alkohol, kopi, soda, dan makanan yang
dapat merangsang pengeluaran gas seperti kol dan menghindari obat-obatan
yang menimbulkan luka pada lambung seperti aspirin. Selain itu, stres
psikis juga harus dihindari karena dapat memicu pengeluaran asam lambung
yang berlebihan.

Jika setelah menjalankan terapi di atas namun tetap tidak ada
perbaikan pada keluhan-keluhan anda, kami menyarankan Anda melakukan
konsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam. Keluhan sesak nafas
yang anda alami bisa jadi bagian dari penyakit ini atau merupakan bagian
lain dari penyakit seperti paru atau jantung. Namun untuk menegakkan
diagnosis diperlukan pemeriksaan langsung oleh seorang dokter.
Ceritakanlah dengan lengkap keluhan yang dirasakan agar Anda mendapatkan
tatalaksana yang optimal.

Kami juga tidak menyarankan Anda untuk membeli obat secara bebas di apotek tanpa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan mengenai gejala sindrom dispepsia. Semoga bermanfaat. Salam.

0 Komentar

Belum ada komentar