Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Nyeri saat Berhubungan Intim

09 Jul 2017, 22:21 WIB
Wanita, 19 tahun.

Assalamualaikum Dok saya kan baru menikah.. Saat melakukan hub saya kaget dok.. Kok berdarah saat mau dimasukkan.. Setelah itu saya takut untuk meneruskan dok. Jadi tidak keseluruhan masuk. Saat setelah itu vagina saya perih dan panas dok. Apa itu wajar? Lalu yang kedua seperti itu lagi dok sama persis.. Berdarah lagi dan tidak saya teruskan lagi.. Saya takut dok. Sudah 2 hari setelah hub vagina saya perih dok

Terima kasih telah bertanya seputar nyeri saat berhubungan intim menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter.

Terdapat beberapa kondisi yang dapat menyebabkan nyeri pada kemaluan saat berhubungan intim, antara lain adalah: infeksi pada vagina, iritasi pada vagina, kekeringan pada vagina, ketegangan pada vagina saat penetrasi, rasa nyeri pada klitoris (umumnya terkait kebersihan daerah klitoris), dan keluhan nyeri panggul. Pada kasus Anda kami memikirkan beberapa kemungkinan penyebab: akibat kekeringan pada vagina, atau ketegangan pada vagina saat penetrasi. Dan kedua hal tersebut apabila dibiarkan pada akhirnya dapat menyebabkan iritasi pada vagina.

Saat berhubungan intim vagina mengeluarkan cairan jernih yang berfungsi sebagai lubrikan. Namun ada kalanya vagina tidak cukup terlubrikasi sehingga penetrasi terasa nyeri. Misalnya: saat penetrasi dilakukan terlalu cepat sebelum perempuan cukup terstimulasi. Pikiran yang terbagi saat melakukan hubungan intim juga dapat menyebabkan kekeringan dan ketegangan pada vagina Anda.

Diperlukan kerjasama antara Anda dan suami untuk mengatasi keadaan tersebut. Mintalah suami Anda untuk melakukan cukup foreplay terlebih dahulu sebelum melakukan penetrasi. Dan cobalah untuk mencurahkan perhatian Anda secara penuh saat melakukan hubungan intim dengan suami. Tentunya Anda dan suami menginginkan yang terbaik untuk kedua belah pihak. Untuk itu cobalah berkompromi satu sama lain. Apabila setelah menerapkan tips tersebut, Anda masih mengalami hal serupa, cairan lubrikan vagina (berbasis air) yang dijual secara bebas dapat membantu Anda mengatasi kondisi tersebut.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar