Sukses

Ketindihan Bila Tidur Terlentang

09 Jul 2017, 21:08 WIB
Pria, 43 tahun.

Mengapa kalau tidur dgn posisi terlentang, saya selalu ketindihan. Sedangkan kalau tidur miring ke kanan, leher dan bahu saya terasa nyeri saat bangun tidur. Dan juga sering vertigo

Terima kasih sudah bertanya terkait ketindihan di fitur tanya dokter di Klikdokter.com

Fenomena tertindih saat tidur sering dihubungkan dengan banyak mitos seperti tertindih makhluk halus atau terkena guna-guna/santet. Hal ini merupakan mitos karena ada penjelasan medisnya.

Dalam bahasa medis, fenomena tertindih saat tidur disebut dengan sleep paralysis. Gangguan ini terkait dengan pola tidur yang kurang baik.

Sleep paralysis merupakan bagian dari mimpi yang masuk saat orang sudah dalam keadaan bangun. Dalam bahasa lain, ketika mata sudah terbangun, otot masih tertidur.

Umumnya, ketika orang menyadari dirinya "tertindih" ia semakin takut. Ketakutan ini membuat gejala tertindih semakin memburuk. Bila Anda mengalaminya, tetaplah tenang, karena dalam beberapa detik tubuh akan bisa digerakkan kembali.

Jika kondisi ini terjadi 1-2 kali saja dalam setahun, masih dianggap wajar. Namun, bila terlalu sering, kemungkinan ada penyakit penyerta seperti sleep apnea atau henti nafas saat tidur atau narkolepsi, di mana seseorang mudah sekali tertidur pada waktu-waktu yang tidak terduga.

Saya kira yang Anda maksud adalah pegal tubuh saat bangun tidur, terlentang atau miring kiri dan kanan. Rasa pegal setelah bangun tidur sangat dipengaruhi oleh posisi Anda tidur yang kurang baik. Perhatikan mengenai kelembaman kasur, ketebalan bantal, bentuk bantal yang baik. Tidurlah sesuai dengan kebutuhan sekitar 6-8 jam. Terlalu banyak tidur juga bisa membuat Anda pegal. 

Vertigo yang dipengaruhi posisi biasanya muncul karena perubahan posisi mendadak. Usahakan Anda bangun dari tidur perlahan dengan posisi kepala yang tidak banyak bergerak.

Demikian informasi ini kami sampaikan terkait ketindihan, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar