Sukses

Tanda Kehamilan

09 Jul 2017, 21:20 WIB
Pria, 18 tahun.

umur sy 18th, siklus haid sy memang tdk teratur bisa dari 35 hri sekali atau smpai 2 bulan sekali. saya haid bulan Maret kemudian haid lagi akhir bulan mei, jadi saya skip bulan april.(ini sudah biasa buat saya) haid terkahir saya mulai tgl 28mei - 2 juni kemarin 3 & 5 juni sy & pacar sy melakukan hubungan pertama kali, mggunakan kondom dan dia ejakulasi didalam. 7 juni malam kami berhubungan lagi, kami tidak sadar kondomnya ternyata terlepas, meskipun dia belum ejakulasi didalam, saya memutuskan meminum postinor 2 keesokannya skitar tgl 11 juni saya mulai pendarahan lagi seperti haid selama +- 4 hari pdahal saya belum lama selesai haidnya. dan sekarang tanggal 8 Juli dan saya belum haid lagi dok. minggu ini saya mulai mengalami gejala spt kluar cairan bening dri vagina & payudara sy terasa lbih sensitif/nyeri saya jadi bingung juga apa ini tanda hamil atau haid saya memang terlambat lagi

dr. Jeannyfer HJ

Dijawab Oleh:

dr. Jeannyfer HJ

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.com.

Halo, kami memahami kekhawatiran Anda.

Keluhan perdarahan dari vagina setelah minum Postinor dapat terjadi karena efek samping Postinor.

Postinor memang efektif untuk menghentikan kehamilan bila dikonsumsi kurang atau sama dengan 72 jam setelah berhubungan. Sebenarnya efek samping dari postinor sangat minimal namun terkadang dapat menyebabkan spotting atau pendarahan coklat sedikit 2 - 3 minggu setelah konsumsi postinor. Postinor bekerja dengan cara mengentikan proses pemempelan telur ke dinding, atau menghentikan keluarnya telur. Postinor langsung bekerja saat dikonsumsi, namun sebenarnya lebih efektif sesaat setelah berbuhungan tanpa proteksi. Keefektifan postinor bila dikonsumsi kurang atau sama dengan 72 jam setelah berhubungan adalah 97 - 99%. Dan berkurang fungsinya bila digunakan berulang dalam waktu yang berdekatan.

Efek samping postinor beragam, diantaranya yaitu:

  • Mual dan muntah
  • Nyeri Kepala
  • Nyeri payudara
  • Flek atau bercak perdarahan dari vagina

Tanda Kehamilan

Tanda kehamilan yang pertama adalah telatnya menstruasi. Tanda-tanda kehamilan lainnya terdiri atas tanda kehamilan tidak pasti dan tanda kehamilan pasti. Tanda-tanda kehamilan tidak pasti yang dialami dapat bervariasi setiap individunya, antara lain adalah:

sering berkemih
pembesaran dan nyeri payudara
mual
perasaan lelah
daerah sekitar puting susu menghitam
peningkatan suhu tubuh
flek perdarahan karena perlekatan hasil pembuahan ke dinding Rahim
dsb


Keluarnya perdarahan kecil atau flek-flek kecoklatan dalam waktu singkat karena proses penempelan calon bayi pada dinding rahim biasanya hanya terjadi dalam 1 hari saja.

Sedangkan tanda pasti kehamilan (obyektif) adalah:

terasa bagian janin serta gerak janin pada perabaan
terdengar bunyi jantung janin pada auskultasi
terlihat gambaran janin pada USG atau scanning
Untuk memastikan apakah terjadi kehamilan pada diri Anda perlu dilakukan pemeriksaan pasti karena gejala-gejala lainnya hanya merupakan pertanda tidak pasti. Kami sarankan jika Anda terlambat haid lebih dari 2-3 minggu sebaiknya memeriksakan diri ke dokter spesialis kandungan dan kebidanan jika memang tidak ingin menggunakan testpack terlebih dahulu.

Test pack dapat mendeteksi kehamilan dengan tingkat keakuratan mencapai 99%. Bahkan garis tipis saja sudah menunjukkan hasil yang positif. Namun, testpackjuga dapat menunjukkan hasil negatif palsu (hasilnya negatif, namun terdapat kehamilan) ataupun positif palsu (hasilnya positif, namun tidak disertai kehamilan). Untuk mengkonfirmasi hasil pemeriksaan itu, diperlukan konfirmasi USG.

Beberapa penyebab terjadinya hasil negatif palsu adalah akibat kesalahan teknik pemeriksaan, terlalu lama mencelupkan strip, atau apabila kadar hormon B-hCG dalam urin belum mencukupi. Hasil positif telah dapat ditemukan 8 hari setelah pembuahan pada 5% perempuan (bukan hubungan seksual, pembuahan terjadi bergantung pada masa subur wanita), dan angka ini akan semakin meningkat seiring bertambahnya usia kehamilan. Pemeriksaan test pack dapat dilakukan 1 hari setelah menstruasi terlambat, namun masih dapat terjadi hasil negatif karena rendahnya kadar hormon sehingga tidak terdeteksi.

Oleh sebab itu testpack dapat dilakukan kembali setelah ada keterlambatan lebih dari 1 minggu (sesuai siklus menstruasi). Masih juga ada kemungkinan muncul hasil yang negatif akibat masih rendahnya kadar hormon yang ada. Dalam keadaan tersebut, ulang pemeriksaan 1 - 2 minggu kemudian, atau langsung melakukan pemeriksaan kadar hormon B-hCG dalam darah atau pemeriksaan USG untuk hasil yang lebih akurat, jika memang masih belum menstruasi.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam Sehat

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar