Sukses

Penyebab Memar dan Lebam

08 Jul 2017, 21:55 WIB
Wanita, 20 tahun.

Hallo dokter saya mau tanya.. Bdan saya suka lebam tiba-tiba, mimisan, sendi-sendi nyilu dan kurang enak badan, saya merasa kurang fokus akhir-akhir ini.. Kira-kira itu penyakit apa dokter makasih

Terima kasih telah bertanya tentang lebam di tubuh melalui fitur Tanya Dokter.

Memar pada tubuh tanpa ada trauma yang mendahului dapat disebabkan oleh beberapa hal, namun penyebab yang paling banyak pada wanita dewasa adalah ITP (Idiopatik Trombositopenia Purpura), penyakit autoimun yang menyebabkan penurunan jumlah trombosit karena sebab yang tidak diketahui. ITP dapat dibagi menjadi akut dan kronik. Kelainan akut biasanya sembuh sendiri dalam 6 bulan, sedangkan ITP kronik, sering ditemukan pada usia < 1 tahun atau > 10 tahun.

Pada umumnya ITP dihubungkan dengan kelainan imun yang umum, dan biasanya didahului oleh infeksi bakteri atau virus (misalnya rubella, rubeola, varisela, dan sebagainya), atau setelah vaksinasi dengan virus hidup 1-3 minggu sebelum turunnya jumlah trombosit dalam darah.

Berikut adalah karakteristik penderita ITP yang perlu Anda ketahui :

Terdapat riwayat perdarahan
Terdapat riwayat konsumsi obat tertentu, seperti heparin, sulfonamid, kuinidin/kuinin, aspirin
Terdapat riwayat ibu menderita HIV, trombositopenia dan atau kelainan hematologi yang lain
Terdapat manifestasi perdarahan seperti ekimosis multipel, petekie, epistaksis
Tidak ada pembesaran hati, limpa dan kelenjar getah bening
Terdapat riwayat infeksi sebelumnya.
Apakah Anda merasa memiliki satu atau lebih karakteristik di atas?

Penanganan medis terhadap penyakit ITP yang diderita orang dewasa lebih ditujukan untuk meningkatkan jumlah trombosit, apabila memang terbukti Anda memiliki kadar trombosit Anda rendah.

Tata laksana ITP akut pada kasus ringan biasanya hanya dilakukan observasi, karena kelainan ini dapat sembuh secara spontan tanpa pengobatan yang ditandai dengan hilangnya tanda-tanda perdarahan seperti memar yang Anda miliki. Apabila trombosit Anda turun dan setelah 2 minggu tanpa pengobatan jumlah trombosit belum naik, biasanya Dokter akan mempertimbangkan pemberian kortikosteroid. Pada kondisi trombositopenia akibat koagulasi intravaskular diseminata (KID) dapat diberikan heparin intravena (tim medis akan selalu mempersiapkan antidotumnya yaitu protein sulfat). Sedangkan saat keadaan gawat (terjadi perdarahan otak atau saluran cerna), dapat diberikan tranfusi suspense trombosit.

Kami sarankan Anda untuk memeriksakan diri ke Dokter untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi pada Anda. Biasanya dokter akan melakukan pemeriksaan penunjang untuk mengetahui kondisi terkini darah lengkap, bentukan sel darah, dan masa perdarahan.

Semoga penjelasan ini bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar