Sukses

Obat Untuk Sel Telur Yang Kecil

08 Jul 2017, 19:49 WIB
Wanita, 24 tahun.

Selamat pagi dok... saya mau bertanya.. saya kemarin USG dan promil dgn dokter kandungan... kata dokter sel telur saya kecil-kecil.. lalu saya diberi obat anelat dan metformin.. apakah itu bisa membantu mematangkan sel telur dan hamil dok?

dr. Ellen Theodora

Dijawab Oleh:

dr. Ellen Theodora

Terima kasih Anda telah menggunakan fasilitas e-konsultasi KlikDokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Apakah ada gangguan tertentu yang Anda alami, misalkan PCOS (Policystic Ovarian Syndrome)? Biasanya wanita dengan PCOS memiliki ukuran sel telur yang kecil. Ukuran sel telur yang matang (siap untuk dibuahi) adalah 18 - 25 mm. Perkembangan folikel (sel telur) sangat dipengaruhi oleh hormon estrogen. Jika terdapat gangguan dalam proses sintesis hormon ini, maka dapat menyebabkan gangguan perkembangan folikel. Dokter juga biasanya akan melakukan pemeriksaan kadar gula darah dan insulin karena PCOS dapat menyebabkan peningkatan kadar gula darah.

Proses ovulasi dipengaruhi oleh pengeluaran hormon estrogen dan progesteron yang dipengaruhi oleh kelenjar hipofisis dan hipothalamus di otak. GnRH merangsang kelenjar hipofisis memroduksi hormon FSH-LH, kemudian FSH dan LH merangsang indung telur (ovarium) untuk memroduksi hormon estrogen dan progesteron. Jika jalur tersebut berjalan baik maka dapat terjadi proses ovulasi atau telur siap untuk dibuahi.

Prolaktin merupakan hormon yang diproduksi oleh kelenjar hipofisis di otak. Kadar prolaktin tinggi akan menghasilkan reaksi umpan balik negatif dan membatasi produksi hormon GnRH dan FSH yang berperan dalam proses ovulasi. Kedua hormon ini juga bertanggung jawab terhadap pertumbuhan sel telur. Bila kadar prolaktin dalam badan tinggi, ovulasi tidak akan terjadi dan menyebabkan susah hamil.

Ada beberapa jenis obat yang bisa dikonsumsi untuk mengatasi masalah gangguan ovulasi, namun obat ini harus diresepkan dan berada di bawah pengawasan dokter. Maka dari itu, kami menyarankan Anda untuk memeriksakan diri ke dokter spesialis kandungan dan kebidanan untuk diagnosis dan terapi lebih lanjut.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga informasi ini bermanfaat.

Salam sehat,

0 Komentar

Belum ada komentar