Sukses

Solusi Anak Alergi Susu Sapi

08 Jul 2017, 18:51 WIB
Wanita, 27 tahun.

Dok...anak saya umur 3 bulan.dia alergi laktosa...karna asi saya tidak lancar jadi dia juga minum susu formula.karena baru ketahuan alergi laktosa yg menyebabkn dia diare & muntah...mk d ganti dg susu LLM+ sesuai recommend dr rumah sakit.apakh berbahaya mengkonsumsi dlm jangka panjang??

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter

Manifestasi klinis alergi protein susu sapi (APSA) pada anak paling banyak terlihat pada saluran pencernaan sebesar 50-60 persen. Sisanya terlihat di kulit dan saluran nafas. Gejalanya mulai dari ringan sampai berat hingga mengancam jiwa, seperti asma berat, udem laring, dan anafilaksis yang berakibat tidak sadar atau maut.Manifestasi pada saluran pencernaan biasanya dalam bentuk muntah, diare, dan diare berkepanjangan. Jika anak tidak mendapat pengobatan tepat, anak akan malnutrisi.apakah anak anda mengalami diare setelah mengkonsumsi susu?atau ada gejala-gejala alergi susu pada anak anda?

Alergi susu sapi adalah reaksi alergi yang melibatkan antibodi IgE terhadap satu atau lebih fraksi protein yang terdapat dalam susu. Alergi susu sapi sering dikacaukan dengan intoleransi lakstosa oleh karena gejalanya yang serupa. Bagaimanapun, intoleransi laktosa dan alergi susu sapi tidak berhubungan. Alergi susu sapi merupakan reaksi alergi yang dipicu oleh sistem imun, sedangkan intoleransi laktosa adalah masalah yang disebabkan oleh sistem pencernaan.

Alergi susu sapi adalah reaksi alergi sejati yang dapat dideteksi dengan tes darah dan/atau prosedur sederhana yang disebut uji cukit kulit untuk memastikan apakah anak anda alergi terhadap susu sapi.

Pengobatan dasar yang efektif untuk alergi susu sapi adalah dengan menghindari susu sapi atau produk turunannya sebagai penyebab munculnya reaksi alergi. Namun untuk beberapa kondisi medis tertentu, dimana pengguanaan formula dianjurkan oleh tenaga kesehatan mengingat anak membutuhkan nutrisi dalam susu sapi untuk tumbuh keembangnya, penggunaan formula partially hydrolyzed and extensive hydrolyzed lebih disarankan, dibandingkan dengan penggunaan susu kedelai (soy) dalam penanganan alergi susu sapi. Formula partially hydrolyzed (formula terhidrolisasi sebagian) umumnya digunakan untuk mencegah timbulnya gejala alergi pada anak yang memiliki resiko alergi karena factor keturunan, sedangkan formula extensive hydrolyzed (formula terhidrolisasi seluruhnya) umumnya diberikan kepada anak yang telah menunjukkan gejala alergi (manifestasi alergi).

Pada bayi yang masih mendapat ASI apabila dicurigai ada alergi tehadap protein susu sapi, maka sang ibu harus memperhatikan asupan makanannya, artinya ibu harus menghindari susu sapi dan produknya. Selain itu, terdapat beberapa laporan yang memperlihatkan reaksi silang antara protein susu sapi dengan makanan lain seperti telur, soya, ikan laut, kacang tanah, sehingga kemungkinan adanya alergi terhadap makanan tersebut juga harus dipikirkan.

Demikian informasi yang dapat kami berikan,semoga bermanfaat

0 Komentar

Belum ada komentar