Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

Verifikasi UmurStop Disini

Terlalu Sering Mens

08 Jul 2017, 15:21 WIB
Pria, 24 tahun.

Dok mw tanya Saya pernah melakukan hubungan intim sama istri saat menstruasi tp istri saya selalu menstruasi terus bahkan sembuhnya itu lama, kalau sudah sembuh itu malah cepet menstuasinya bahkan tdak sampai seminggu sudah mens lagi. Itu gimana dok ? Normal apa tidak

Terimakasih sudah bertanya mengenai hubungan seks saat menstruasi di fitur tanya dokter di Klikdokter

Melakukan hubungan suami istri saat menstruasi tidak akan berdampak buruk pada Anda maupun pasangan. Akan tetapi Anda harus memastikan sebelumnya bahwa Anda dan suami terjamin bebas dari infeksi kemaluan. Apabila Anda atau suami ada yang memiliki infeksi pada kemaluannya maka dengan melakukan hubungan seksual saat menstruasi akan memudahkan kuman untuk masuk ke dalam rahim, karena saat menstruasi leher rahim sedang dalam kondisi terbuka sehingga memudahkan untuk terjadinya infeksi saluran reproduksi. Disamping itu, melakukan hubungan seksual saat menstruasi juga akan meningkatkan risiko bagi suami untuk tertular beberapa penyakit tertentu melalui darah Anda, karena darah merupakan media yang baik bagi tumbuh dan berkembangnya kuman penyakit.

Karena itu, memang disarankan untuk tidak melakukan hubungan seksual saat menstruasi atau gunakanlah kondom jika Anda ingin melakukan hubungan seksual saat menstruasi.

 

Istri Anda nampaknya mengalami gangguan menstruasi. Hal yang dapat menyebabkan kondisi tersebut adalah

  1. Kemungkinan yang pertama berkaitan dengan kehamilan. Apabila Anda dalam beberapa waktu terakhir melakukan kontak seksual, maka sebaiknya Anda melakukan pemeriksaan
    kehamilan. Apabila terbukti hamil, Anda harus waspada. Kehamilan dengan pendarahan merupakan kasus yang butuh evaluasi lebih lanjut.
  2. Kemungkinan kedua terkait dengan konsumsi obat. Sejumlah obat bisa mengganggu kondisi Anda sehingga menghasilkan permasalahan menstruasi. Misalnya aspirin, obat pengencer darah (warfarin), obat antidepresi, steroid, obat untuk penyakit gondok, atau pil KB.
  3. Kemungkinan ketiga berkaitan dengan gangguan pada organ lain yang berpengaruh pada siklus mens Anda. Misalnya pada kasus penyakit hipertiroid atau peningkatan fungsi kelenjar gondok ditandai dengan sering berkeringat, jantung berdegub kencang, dan penurunan berat badan. Masalah lain seperti PCOS atau kelainan pada ovarium ditandai dengan hitam nya kuduk, tumbuh rambut halus ditempat yang tidak seharusnya, dan jerawat. Masalah tersebut mempengaruhi ketidakseimbangan hormon dalam tubuh Anda.
  4. Kemungkinan keempat berkaitan dengan gangguan pada rahim itu sendiri. Misalnya pada kondisi riwayat infeksi menular seksual, adanya gangguan pada organ kewanitaan seperti indung telur, atau pembesaran rahim yang tidak normal. Bisa juga berkaitan dengan tumor lapisan dalam rahim, namun jarang ditemukan pada rentang usia Anda.

Apabila semua kemungkinan tersebut tidak ditemukan maka dicurigai permasalahan pematangan pada pengaturan hormone sex Anda yang mengakibatkan tidak rutinnya pelepasan sel telur dalam setiap siklus menstruasi. Sebaiknya Anda membawa istri anda ke spesialis kebidanan dan kandungan untuk evaluasi lebih lanjut

Demikian informasi yang dapat saya sampaikan terkait berhubungan seksual saat menstruasi semoga bermanfaat

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar