Sukses

Gejala Roseola

08 Jul 2017, 14:11 WIB
Wanita, 22 tahun.

malam dok.. saya punya bayi yg baru berusia 8 bulan. anak saya demam tinggi selama 3 hari. suhunya sekitar 38 - 39 derajat celcius. di hari kedua saya berobat ke bidan dengan keluhan panas dan pilek. sebelum panas tinggi anak saya pilek, lalu 3 hari sudah sembuh. tiba-tiba malamnya langsung panas tinggi. dari bidan dikasih obat hufabethamin dan paracetamol. panasnya sudah turun dihari keempat. dihari kelima (hari ini) anak saya dibadannya (punggung dan dada) ada bintik merah sebelumnya tidak ada. lalu di belakang telinganya ada benjolan. sempat diare ringan dan tidak nafsu makan. apa anak saya termasuk roseola infantum? sebelumnya trims dok.

Terima kasih telah bertanya melalui fitur Tanya Dokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda.

Roseola merupakan infeksi virus yang umumnya menyerang bayi usia 6 bulan hingga 2 tahun. Umumnya bila anak Anda terekspos dengan virus roseola, gejala akan baru muncul 1-2 minggu setelahnya. Penyakit ini sangat menular saat fase demam dapat dari udara, batuk, bersin, namun sudah tidak menular saat sudah keluar bercak merah.

Gejala roseola antara lain:

Demam tinggi mendadak (seringkali di atas 39,4C). beberapa anak juga dapat mengalami nyeri tenggorok, hidung meler atau batuk saat demam. Demam dapat berlangsung 3-5 hari.

Setelah demam menurun atau tidak demam, muncul bercak kemerahan - namun tidak selalu. Biasanya bercak/bintik merah bermula di bagian dada, punggung dan perut lalu menyebar ke leher dan tangan. bercak kemerahan tidak gatal dan dapat bertahan beberapa jam hingga beberapa hari sebelum menghilang total.
Gejala lain:

  • anak rewel
  • diare ringan
  • nafsu makan menurun
  • pembengkakan kelopak mata

Seringkali roseola tidak membutuhkan penanganan khusus. Dokter akan memberikan penurun panas seperti asetaminofen (parasetamol) dan meminta anak untuk banyak minum agar tidak kekurangan cairan/dehidrasi. ASI/susu formula juga dapat membantu mencegah dehidrasi.

Berdasarkan keterangan Anda, anak Anda mungkin saja terkena roseola. Tetapi ini belum dapat dipastikan sebelum pemeriksaan secara lengkap. Kami sarankan untuk konsultasi ke dokter anak untuk pemeriksaan lebih lanjut.


Demikian informasi yang dapat disampaikan. Semoga bermanfaat,

Salam sehat,

0 Komentar

Belum ada komentar