Sukses

Bercak Putih Kekuningan Setiap Bangun Tidur Pada Pria

06 Jul 2017, 13:30 WIB
Pria, 18 tahun.

malam dok, saya mau bertanya. Kenapa tiap saya bangun tidur, celana dalam saya ada bercak putih-kekuningan dengan bau yg amis. Apakah ini infeksi menular seksual dok, tetapi sebelumnya saya tidak pernah berhubungan seksual dan ketika kencing tidak ada rasa sakit sama sekali. Kira-kira ini kenapa ya dok, mohon bantuannya, trims.

dr. Jeannyfer HJ

Dijawab Oleh:

dr. Jeannyfer HJ

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Tanya Dokter di KlikDokter.com.

Halo, kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan.

Cairan keluar dari penis dapat terjadi secara normal (fisiologis) atau tidak normal (patologis). Secara fisiologis, pengeluaran terjadi saat laki-laki terangsang secara seksual. Cairan ini bersifat pelumas sebelum ejakulasi. Pada pria yang belum disunat, dapat terjadi penumpukan smegma di kulup (frenulum) dan bergabung dengan cairan pelumas ini, sehingga dapat terlihat bercak putih. Bila rangsangan diteruskan, dapat terjadi ejakulasi pada pria yang mengeluarkan cairan mani.

Secara patologis, cairan keluar saat tidak ada rangsangan seksual. Cairan dapat bersifat putih kehijauan atau bening. Keluarnya cairan yang patologis dapat disebabkan oleh infeksi menular seksual ataupun infeksi saluran kemih. Biasanya selain keluhan keluarnya cairan dari kemaluan juga disertai dengan keluhan nyeri saat berkemih,perasaan tidak tuntas saat berkemih, sering berkemih/anyang-anyangan, dan lain sebagainya.

Bagaimana dengan detil keluhan Anda? Apakah terasa gatal ? Bagaimana konsistensi, dan jumlah cairan? Karena hal tersebut akan mempengaruhi diagnosis.

Keluarnya cairan seperti nanah dari kemaluan dan gangguan berkemih, merupakan suatu pertanda adanya proses infeksi pada saluran kemih/kemaluan. Adapun infeksi yang dimaksud umumnya disebabkan oleh kuman yang dapat ditransmisikan melalui hubungan seksual seperti gonore, klamidia, dan kuman lainnya. Infeksi kuman yang berbeda menyebabkan jenis cairan yang berbeda. Diagnosis perlu ditentukan dengan pemeriksaan langsung dan pemeriksaan penunjang seperti pemeriksaan cairan yang keluar dari kemaluan.

Apabila Anda tidak pernah melakukan hubungan seksual sebelumnya, maka dapat disingkirkan penyebab ini. Untuk evaluasi dan pemeriksaan lebih lanjut, kami sarankan Anda kontrol dengan dokter spesialis kulit dan kelamin agar mendapatkan terapi yang tepat.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam Sehat

0 Komentar

Belum ada komentar