Sukses

Sinusitis

26 Jun 2017, 18:55 WIB
Pria, 28 tahun.

Terimakasih sebelumnya. Nama saya Baba Roosmaya (laki-laki), umur 28th. Pada tanggal 21 juni 2017 bangun pagi saya mengalami sakit gigi. Sekitar jam 7an saya minum obat )topcillim 500mg Amoksillin dan Cataflam 50mg Diclofenac potassium) sesudah makan. Sekitar pukul 11/12 malam saya meninumnya lagi (+- selang 4/5jam) . Sakit gigi pun lumayan tak terasa. Esoknya 22 juni 2017 jam 17.00wib saya mengalami sakit gigi (bagian kiri atas) dan sakit kepala (terasa sakit ketika jalan kaki, seperti ada bagian kosong di kepala sehingga bagian dalam kepala terasa terbanting2 ketika jalan kaki). Sesudah makan sekitar jam 19.00 malam, saya minum obat (hanya Cataflam 50mg Diclofenac potassium). Sakit mereda. Tapi tenggorakan terasa kering. Saya tidak tidur karena ada kerja malam, pulang sekitar jam 03.00 pagi hari (23 juni 2017) . Sewaktu tidur, sekitar jam setengah 5an pagi. Tiba2 ada cairan keluar dari hidung saya, tidak berbau, Mengalir seperti air (saya kira, ini bukan cairan seperti mau flu atau berhubungan dengan flu. Saya pikir) Terjadi berulang 3/4kali (saya lupa tepatnya), saya merasa aneh. Karena ini kali pertama seumur hidup saya rasakan seperti ini. Sepanjang hari seperti biasa berjalan kerja, sewaktu pulang kerja sekitar jam setengah 7 malam, tiba2 cairan itupun keluar lagi (mengalir dan tidak berbau dengan posisi saya berdiri tegak). Memang kondisi saya hari ini sedang agk batuk, tenggorakn terasa kering. Saya kaget. Saya benar2 merasa tidak nyaman dan aman soal kesehatan saya. Yang menjadi pertanyaan saya. 1. Apa kemungkinan yang terjadi dengan kesehatan saya? Sakit apa saya ini? Saya cemas sekali. 2. Apa kemungkinan penyebabnya? 3. Selain di periksa ke dokter (karena saya akan lakukan besok), apakah ada yang bisa bisa saya lakukan di rumah untuk pencegahan? Untuk meringankan dan mengobati di rumah tanpa obat2an. Karena saya kurang begitu suka dengan semua hal yg berbahan kimia (obat). Terimakasih sebelumnya, semoga bermanfaat untuk semua.

Terima kasih telah bertanya melalui fitur Tanya Dokter.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Namun, untuk menentukan diagnosis, perlu dilakukan wawancara medis yang mendetil serta pemeriksaan fisik secara langsung, agar dapat mengetahui dengan lebih jelas apakah yang menyebabkan keluhan Anda ini. Tetapi berdasarkan keluhan yang diceritakan Anda, sepertinya Anda mengalami gejala sinusitis.

Izinkan kami untuk memberi sedikit penjelasan terkait sinusitis. Sinusitis didefinisikan sebagai peradangan pada rongga sinus yang terdapat pada wajah, yang biasanya berisi udara. Peradangan itu sendiri dapat dipicu oleh proses infeksi (bakteri, virus, jamur) atau non-infeksi (alergik) yang dapat menghambat aliran lendir pada rongga sinus. Sebagai akibatnya, dapat timbul beberapa hal, yaitu:

Terjadi penumpukan cairan dalam rongga sinus
Kurangnya aliran udara
Penurunan aktivitas serabut-serabut silia untuk membersihkan rongga sinus, yang dapat menjadi media untuk pertumbuhan kuman.

Pada kasus infeksi bakteri, faktor penyebab dapat dihilangkan dengan pengobatan antibiotik. Bagaimanapun, pada kasus sinusitis akibat alergi, pengobatan medis hanya dapat membantu Anda mengurangi gejalanya, bukan menghilangkan faktor penyebab alergi. Yang harus dilakukan pada kasus alergi adalah menghindari faktor-faktor pencetusnya.

Dalam perjalanannya, apabila sinusitis tidak diobati, infeksi kuman dari sinusitis juga dapat menyebar ke tulang sekitar rongga sinus yang terkena serta organ-organ lainnya. Namun, keadaan ini dapat dicegah dengan penanganan yang cepat dan optimal. Terapi pembedahan (operasi) jarang diperlukan kecuali telah terjadi komplikasi ke organ sekitar sinus.

Yang dapat Anda lakukan adalah memeriksakan ke dokter umum atau dokter spesialis THT untuk mengetahui penyebab dari sinusitis Anda, serta untuk mendapatkan pengobatan dan penanganan yang sesuai. Dari pemeriksaan fisik secara langsung, juga dapat diketahui pakah terdapat sumbatan/obstruksi mekanik seperti kelainan bentuk pada daerah hidung atau murni akibat infeksi atau alergi. Jika ditemukan adanya sumbatan/obstruksi mekanik, maka harus diperbaiki kelainannya. Sedangkan jika memang dicetuskan oleh alergi, maka hindari hal-hal yang menyebabkan alergi.

Demikian informasi yang dapat disampaikan. Semoga bermanfaat,

Salam sehat,

    0 Komentar

    Belum ada komentar