Sukses

Nyeri Saat Haid

18 Jun 2017, 02:12 WIB
Wanita, 19 tahun.

Dok saya mau tanya klo sakit sekali saat haid itu kenapa..? mohon di jawab Sekian terimakasih..

Terima kasih telah bertanya seputar nyeri haid melalui fitur Tanya Dokter.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Nyeri yang menyertai haid merupakan hal yang umum terjadi. Nyeri ini terjadi akibat prostaglandin yang dikeluarkan otot-otot dinding rahim. Prostaglandin menstimulasi otot rahim tersebut untuk berkontraksi, menyebabkan suplai darah ke rahim berhenti untuk beberapa saat dan meningkatkan sensitivitas ujung-ujung saraf nyeri sehingga dapat menimbulkan rasa nyeri dan kram di perut. Selama nyeri ini dalam batas wajar dan tidak mengganggu aktivitas Anda, dapat dianggap normal.

Berikut adalah ciri-ciri nyeri haid yang normal:

Nyeri yang dirasakan biasanya satu atau dua hari sebelum haid datang atau saat haid hari pertama.
Nyeri yang dirasakan berada di perut bagian bawah, pinggang atau di bagian paha.
Sifat nyeri mulai dari ringan sampai berat, yang bertahan selama 12 sampai 72 jam paling lama.
Gejala nyeri dapat disertai keluhan mual, muntah, lemas, dan diare.
Sedangkan ciri nyeri haid yang tidak normal adalah:

Nyeri yang dirasakan lebih sakit dibandingkan nyeri kram perut biasa.
Nyeri terkadang tidak berkurang meskipun haid telah selesai.
Bagaimana dengan riwayat nyeri haid di masa lalu? Apakah nyeri haid yang Anda alami saat ini memang tidak wajar?

Terdapat dua tipe dismenorhea (nyeri saat haid), yaitu:

1. Dismenorhea primer

Dismenorhea primer merupakan sesuatu yang normal atau fisiologis (mekanisme tubuh/fisik). Nyeri kram perut dirasakan sebelum haid dan berlanjut di haid hari pertama sampai hari ketiga. Dismenorhea ini terjadi murni karena kontraksi otot rahim saat haid akibat dari hormon prostaglandin.

2. Dismenorhea sekunder

Dismenorhea sekunder ini biasanya baru timbul di kemudian hari setelah haid hari pertama. Dismenorhea sekunder ini dapat disebabkan oleh beberapa panyakit/kelainan di organ reproduksi yang disebabkan oleh:

Endometriosis
Endometrium adalah sebuah lapisan yang bertugas untuk melindungi rahim dan letaknya seharusnya berada di dalam rahim. Pada penyakit endometriosis, lapisan yang menyerupai endometrium tumbuh dan ditemukan di luar rahim, dan bereaksi terhadap siklus menstruasi. Namun, lapisan endometrium yang berada di luar rahim tidak memiliki jalan keluar untuk perdarahan yang dialaminya setiap bulan sehingga lapisan disekitarnya akan meradang dan membengkak sehingga menimbulkan nyeri haid yang hebat.

Stenosis Serviks
Stenosis serviks merupakan penyempitan leher rahim. Gangguan ini sering disebabkan oleh adanya jaringan parut.

Fibroid uterus
Fibroid uterus merupakan salah satu jenis tumor jinak, namun tidak berisiko menjadi kanker. Daging yang tumbuh inilah yang dapat menjadi penyebab kram perut. Jika tidak segera ditangani, penyakit ini juga bisa menjadi ganas.

Pelvic Inflammatory disease (PID) atau radang panggul
Penyakit ini adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri yang dimulai dari uterus dan dapat menyebar ke organ reproduksi lainnya. Peradangan yang ditimbulkan oleh bakteri ini ditularkan secara seksual.

Berikut beberapa cara untuk mengurangi keluhan nyeri dan kram di perut saat haid yang dapat Anda lakukan:

Mengonsumsi obat antinyeri
Obat antinyeri yang disarankan untuk dikonsumsi adalah obat antinyeri yang memiliki kandungan parasetamol dan hyoscyami. Pasalnya, obat antinyeri yang mengandung kedua kandungan tersebut sangat efektif untuk membantu mengatasi rasa nyeri dan kram perut yang Anda alami saat haid.

Rutin melakukan olahraga
Wanita yang rutin melakukan olahraga terbukti dapat mengurangi nyeri saat haid. Dengan latihan fisik atau berolahraga secara teratur, peredaran darah Anda akan semakin lancar dan tubuh akan menghasilkan hormon endorphin yang dapat mengurangi rasa sakit

Konsumsi obat kontrasepsi
Penggunaan obat kontrasepsi ini dapat membantu mengurangi rasa nyeri saat haid namun harus di bawah pengawasan dokter.

Kompres hangat
Saat nyeri haid terjadi, kompres hangat bisa menjadi solusi. Kompres bagian bawah perut dan pinggang dengan air hangat yang diisi di dalam botol atau wadah. Saat dikompres, otot-otot rahim yang berkontraksi dapat sedikit rileks sehingga dapat mengurangi rasa sakit.

Saat nyeri haid terjadi, selain melakukan beberapa cara di atas, Anda juga dapat melakukan beberapa cara lain, yakni:

  • Berendam air hangat
  • Istirahat cukup
  • Menghindari makanan yang mengandung tinggi garam dan kafein
  • Menghindari rokok dan alkohol
  • Pijat di bagian pinggang

Namun demikian, jika Anda sering mengalami kram perut dan nyeri yang dirasakan lama selama masa haid, sebaiknya segera melakukan konsultasi kepada dokter untuk memastikan apakah kram perut yang Anda rasakan merupakan hal yang normal terjadi saat haid atau terdapat penyakit yang mendasarinya.

Demikian informasi yang dapat kami berikan mengenai nyeri haid. Semoga bermanfaat.

 

Salam sehat.

0 Komentar

Belum ada komentar