Sukses

Flu Berbulan-Bulan

18 Jun 2017, 00:19 WIB
Pria, 18 tahun.

dok, saya udah beerbulan bulan flu terus menerus, sering lelah, sakit kepala, lemas, lalu tiap bangun tidur ingus selalu banyak, nah akhir akhir ini susah nafas karena kayak ketutup gitu hidungnya, jadi pas mau tidur ato aktifitas lain harus nafas pake mulut, tiap pagi bangun banyak skali ingusnya, sering sakit kepala juga sama gampang lemes, ngantuk terus kerjaannya. kenapa ya dok. lalu ada saat dimana gatel kali d belakang tenggorokan kayak ada yang ngalir , feket teling bagian dalam banget , kayak di tengah tengah kepala, deket tenggorokan , kadang gatel banget ,

Terima kasih telah bertanya seputar flu terus menerus melalui fitur Tanya Dokter.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Gejala flu terus menerus yang Anda rasakan dapat disebabkan oleh berbagai macam hal. Keadaan tersebut sering disebabkan oleh penyakit rhinitis alergi, sinusitis, infeksi virus, atau pun kelainan struktur pada organ dalam hidung.

Rhinitis alergi adalah penyakit peradangan yang disebabkan oleh reaksi alergi pada pasien-pasien yang memiliki atopi (riwayat keturunan alergi), yang sebelumnya sudah tersensitisasi atau terpapar dengan allergen (zat/materi yang menyebabkan timbulnya alergi) yang sama serta meliputi mekanisme pelepasan mediator kimia ketika terjadi paparan ulangan dengan allergen yang serupa.

Gejala klinis yang khas adalah terdapatnya serangan bersin yang berulang-ulang terutama pada pagi hari, atau bila terdapat kontak dengan sejumlah debu. Sebenarnya bersin adalah mekanisme normal dari hidung untuk membersihkan diri dari benda asing, tetapi jika bersin sudah lebih dari lima kali dalam satu kali serangan maka dapat diduga ini adalah gejala rhinitis alergi. Gejala lainnya adalah keluar ingus (rinore) yang encer dan banyak. Hidung tersumbat, mata gatal dan kadang-kadang disertai dengan keluarnya air mata.

Terapi yang paling ideal adalah dengan menghindari kontak dengan allergen penyebab. 

Pada infeksi virus, biasanya menyebabkan demam pada penderita. Demam yang disebabkan oleh infeksi virus (viral infection) misalnya saat menderita penyakit flu, seringkali disertai dengan gejala-gejala seperti nyeri sendi (artralgia), dan nyeri otot (mialgia). Gejala infeksi virus ini juga seringkali disertai dengan nyeri kepala berdenyut. 

Pada kondisi ini dokter dapat memberikan obat pereda gejala seperti antialergi, pelega saluran hidung, penurun panas, dan lain-lain.

Sinusitis didefinisikan sebagai peradangan rongga sinus pada tulang-tulang wajah yang biasanya berisi udara. Peradangan itu sendiri dapat dipicu oleh proses infeksi (bakteri, virus, jamur) atau non-infeksi (alergik) yang dapat memblok lubang sinus. Sebagai akibatnya:

  • Terjadi penumpukan cairan dalam rongga sinus
  • Kurangnya oksigen
  • Penurunan aktivitas serabut-serabut silia untuk membersihkan rongga sinus, dan merupakan media yang baik untuk pertumbuhan kuman.

Pada kasus infeksi, faktor penyebab dapat dihilangkan dengan pengobatan antibiotik. Bagaimanapun, pada kasus sinusitis akibat alergi, pengobatan medis hanya dapat membantu Anda mengurangi gejalanya, bukan menghilangkan faktor penyebabnya (alergi). Yang harus dilakukan pada kasus alergi adalah menghindari pemicunya.

Dalam perjalanannya, apabila sinusitis tidak diobati, infeksi kuman dari sinusitis juga dapat menyebar ke tulang sekitar rongga sinus yang terkena, mata, otak, dan paru. Namun keadaan ini dapat dicegah dengan penanganan yang cepat dan optimal. Terapi pembedahan (operasi) jarang diperlukan kecuali telah terjadi komplikasi ke organ sekitar sinus.

Selain itu keluhan Anda dapat juga didasari oleh kelainan anatomis atau struktur rongga hidung Anda.

Mengingat banyaknya kemungkinan penyebab kondisi Anda, sebaiknya kami sarankan untuk konsultasi ke dokter spesialis THT untuk pemeriksaan fisik lengkap, dan bila diperlukan pemeriksaan penunjang lainnya. 

Demikian informasi yang dapat kami berikan mengenai flu terus menerus. Semoga bermanfaat.

 

Salam sehat.

 

0 Komentar

Belum ada komentar