Sukses

Menumbuhkan Rambut

16 Jun 2017, 20:16 WIB
Pria, 20 tahun.

Persimi dok.. Maaf menggangu sebelumnya. Saya punya masalah dengan rambut kepala saya. Terutama di bagian area jidat. Di area rambut kepala depan dekat dengan jidat, rambut saya sepertinya kurang rapi atau sedikit botak. Di sini saya mau bertanya kira kira untuk hasil yang maksimal saya di anjurkan menggunakan cream penumbuh rambut yang memiliki banyak komposisinya seperti contoh Wak doyok atau minyak kemiri yang kompisisinya 100% minyak kemiri ya ? Terima kasih sebelumnya.

Terima kasih sudah bertanya menggunakan fitur tanya dokter di Klikdokter.
Kami mohon maaf atas keterlambatan menjawab pertanyaan anda.

Di dalam dunia medis sebetulnya tidak ada obat yang ditujukan untuk menumbuhkan rambut. Pertumbuhan rambut sangat dipengaruhi oleh faktor hormonal seperti hormon androgen. Pemberian hormon androgen sendiri memang bisa memberikan "efek samping" menumbuhkan bulu-bulu halus. Namun terapi hormonal tanpa indikasi yang tepat, misalnya kadar hormon Anda sebetulnya normal, dapat meningkatkan berbagai resiko keganasan seperti kanker prostat atau pembesaran kelenjar prostat. Kebiasaan mencabut bulu juga tidak serta merta membuat bulu tumbuh lebih lebat, karena lagi-lagi hal ini dipengaruhi oleh faktor genetik dan hormonal.

Terdapat juga obat Minoxidil yang bekerja dengan cara menghambat kerontokan rambut dan menumbuhkan rambut baru dengan merangsang folikel rambut. Penggunaan obat ini dalam jangka waktu yang lama dan melebihi dosis dapat menyebabkan iritasi kulit, gatal di kulit dan dermatitis kontak di area obat tersebut dioles.

Selain itu secara medis, untuk menumbuhkan rambut alternatif yang dapat dilakukan salah satunya adalah transplantasi rambut. Transplantasi rambut dapat dilakukan dengan 2 cara: melalui rambut sendiri (biasanya rambut donor diambil dari rambut belakang tengkuk) atau rambut sintetis Penanaman rambut ini bisa dilakukan pada area tertentu yang ingin ditumbuhkan rambutnya misalnya kumis maupun janggut.

Anda dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit dan kelamin mengenai hal ini dan guna mendapat penanganan lebih lanjut.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

Tim Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar