Sukses

Vaksin Mulut Rahim Untuk Pria

16 Jun 2017, 20:16 WIB
Pria, 20 tahun.

dok sya mau tnya , kan cewek pap smear buat jauhin kanker servis kan , nah bagi cowok yg hbis hubungan badan sama cewek yh , bukan cowok nah , apa cowok juga ad lakuin pap smear gtu supaya terhindar dri kanker servis? kata sahabat saya si , dia hbis hubungan sama cewek bayaran dia ad lakuin pap smear ap itu benar atau tidak ? benar cara nya seperti ap ? . Terima kasih dok.

Terima kasih sudah bertanya menggunakan fitur tanya dokter di Klikdokter.
Kami mohon maaf atas keterlambatan menjawab pertanyaan anda.

Pemeriksaan pap smear bertujuan untuk mendeteksi kanker serviks (atau mulut rahim) pada wanita. Sedangkan pap smear tidak dilakukan pada pria, karena pria tidak memiliki rahim.

Untuk pencegahan kanker serviks, mungkin yang anda maksud adalah Vaksin HPV, karena jika vaksin ditujukan untuk kanker mulut rahim saja, maka tidak perlu diberikan karena pria tidak memiliki rahim.

Pencegahan primer infeksi HPV dapat dilakukan sejak dini, dengan menerapkan perilaku seksual sehat dan melakukan vaksinasi HPV. Sebenarnya ada banyak tipe HPV, yaitu HPV risiko tinggi, kemungkinan risiko tinggi, dan risiko rendah. Diantara tiga golongan tersebut, tipe HPV golongan risiko tinggi merupakan faktor penyebab utama kanker serviks, terutama tipe 16 dan 18. Mengacu pada fakta tersebut, dikembangkanlah vaksinasi HPV sebagai tindakan pencegahan primer kanker serviks (bukan terapi).

Saat ini hanya terdapat dua jenis vaksin HPV yang beredar di pasaran: bivalent (untuk HPV tipe 16 dan 18) dan tetravalent/quadrivalent (untuk HPV tipe 16, 18, 6, dan 11). Vaksin jenis bivalent ditujukan untuk tipe HPV golongan risiko tinggi yang paling sering menyebabkan kanker serviks, sedangkan vaksin tipe tetravalent/quadrivalent juga ditujukan untuk tipe HPV 6 dan 11 yang seringkali menyebabkan kutil genital.

Siapakah yang perlu mendapatkan vaksin HPV dan kapan?

Vaksin HPV dianjurkan bagi mereka yang akan menikah, pernah ataupun akan melakukan kontak seksual secara aktif. Vaksin ini juga dianjurkan bagi mereka yang berisiko tinggi terkena infeksi HPV:

Pertama kali berhubungan seks pada usia sangat muda
Partner seksual yang berganti-ganti
Memiliki partner seksual yang suka berganti-ganti pasangan
Jika wanita telah terinfeksi virus HPV, vaksin ini tidak dapat mencegah terjadinya penyakit tersebut. Intinya adalah, vaksin ini sangat dianjurkan untuk semua wanita yang belum terinfeksi HPV.

Untuk pria, vaksin HPV bisa melindungi terhadap kutil pada kelamin, dan saat ini disebutkan bahwa kanker tenggorokan seringklai disebabkan oleh virus HPV, maka pria pun dianjurkan hal ini.

Dosis pemberian dibagi dalam 3 dosis: 0, 2 dan 6 bulan. Vaksin ini bisa didapat di RS atau klinik dokter spesialis kebidanan dan kandungan. Mengenai biaya, setiap rumah sakit biasanya memberikan biaya yang berbeda, jadi bisa Anda tanyakan langsung ke rumah sakit yang Anda kehendaki.

Secara biologis melakukan hubungan seksual di luar nikah tanpa perlindungan dapat menyebabkan kondisi - kondisi penyakit menular, diantaranya penularan infeksi HIV / AIDS, Gonore, dan penyakit kelamin lainnya. Hal ini tidak mempeduikan pasangan Anda adalah pria atau wanita. Resiko ini dapat timbul apabila kondisi hubungan seks dilakukan dengan berganti ganti pasangan dan tanpa perlindungan. Karenanya, kami menghimbau hubungan seksual yang sehat dan tidak berhubungan seksual secara bebas untuk mencegah penularan penyakit menular seksual. 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

Tim Klikdokter

 

0 Komentar

Belum ada komentar