Sukses

Nyeri Perut Saat Haid

17 Jun 2017, 11:24 WIB
Wanita, 22 tahun.

Dok dulu saat usia saya 17tahun saya mengalami pembengkakan indung telur sebelah kanan itu terdeteksi pada saat saya operasi usus buntu, menstruasi begitu menyakitkan sampai saya harus muntah,pucat,badan saya dingin dan tak bisa berdiri, lalu dokter bedah saya bilang ada kista tapi saat saya check dokter kandungan kista saya masih normal,saya melakukan pengobatan saya merasa sudah semvuh meski sakit menstruasi saya tetap ada, nah dok saya sering mengalami sakit kepala jika emosi saya sedang naik, sakit kepala itu disertai keputihan berlebih, mungkin dapat dikatakan stres.apa itu dari penyakit yg saya alami beberapa tahun lalu.? Fase menstruasi saya aneh kadang 20 hari sudah mens lagi, kadang mlah kelebihan

Terima kasih telah bertanya tentang nyeri perut saat haid melalui fitur Tanya Dokter.

Nyeri perut saat haid dalam istilah medis lebih dikenal dengan dismenorhea. Nyeri saat haid dapat terjadi diakibatkan oleh hormon prostaglandin yang dikeluarkan oleh otot-otot dinding rahim. Prostaglandin menstimulasi otot rahim tersebut untuk berkontraksi, menyebabkan suplai darah ke rahim berhenti untuk beberapa saat dan meningkatkan sensitivitas ujung-ujung saraf nyeri sehingga dapat menimbulkan rasa nyeri dan kram di perut. Prostaglandin juga yang menyebabkan terjadinya gejala muntah, diare, dan sakit kepala yang biasanya juga muncul bersamaan dengan nyeri perut.

Terdapat dua jenis dismenorhea:

  • Dismenorhea primer, merupakan sesuatu yang normal. Kram perut dirasakan sebelum haid dan berlangsung selama 2-3 hari. Jika Anda telah mengalami kram perut sejak pertama kali menstruasi maka itu disebut dismenorhea primer yang terjadi murni karena efek prostaglandin.
  • Dismenorhea sekunder merupakan nyeri haid karena penyebab lain berupa kelainan di rahim, saluran tuba, dan indung telur, seperti peradangan dinding rahim, kista indung telur, infeksi rahim dan radang rongga panggul. Nyeri biasanya muncul di kemudian hari setelah haid hari pertama.

Bila kram perut yang dirasakan menjadi lebih lama dari biasanya, terasa semakin hebat atau berbeda dari yang pernah dirasakan sebelumnya, disertai perdarahan yang sangat banyak, atau terdapat tanda infeksi seperti demam, menggigil, nyeri di tubuh yang muncul saat berlangsungnya menstruasi, maka kami sarankan Ibu memeriksakan diri ke dokter untuk mengetahui adakah penyebab lain dari kram perut yang Ibu alami.

Sementara itu, beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi nyeri perut saat menstruasi adalah:

  • Berendam di air hangat
  • Istirahat cukup
  • Rutin berolahraga (terutama sebelum menstruasi)
  • Pastikan asupan nutrisi yang baik
  • Hindari makanan tinggi garam dan minuman yang mengandung kafein
  • Hindari rokok dan alkohol
  • Lakukan pemijatan ringan di perut dan punggung bawah
  • Bila diperlukan, konsumsi obat anti nyeri yang mengandung paracetamol

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan mengenai nyeri perut saat haid. Semoga bermanfaat. Salam.

0 Komentar

Belum ada komentar