Sukses

Penyebab Nyeri Lutut

17 Jun 2017, 10:43 WIB
Pria, 25 tahun.

Dok mau tanya, umur saya 25 tahun, berat saya 90 kg dan tinggi saya 175. Sudah seminggu lebih saya mengalami kesakitan pada lutut dan otot belakang lutut setelah melipatnya. Tapi jauh sebelumnya lutut dan pergelangankaki saya kadang2 terasa salit, kadang sakit kadang tidak. Mohon arahannya dok dan sarannya. Terimakasih

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter

Kami mengerti keresahan yang Anda alami. Melihat berat badan Anda termasuk obesitas atau kegemukan, bisa jadi Anda mengalami osteoarthritis, yang diperberat oleh berat badan yang berleboh. Ijikan kami menjelaskan sedikit mengenai OA atau Osteoarthritis. OsteoArthritis atau dengkul kopong adalah infeksi sendi dan tulang akibat proses pengapuran tulang. Biasanya, gangguan yang berkenaan pula dengan penyakit tulang rhematik ini hanya terjadi di lutut. Berbeda dengan Osteoporosis yang merupakan pengeroposan hampir di seluruh sendi tubuh.

 Gejala yang timbul biasanya berupa kesulitan untuk berjalan, cepat lelah, kesulitan untuk jongkok, dan gampang jatuh. Timbul juga nyeri yang menyebabkan keterbatasan gerak, ketergantungan kepada obat dan orang lain, bahkan depresi.

Keluhan ini biasanya disebabkan cedera akibat keseleo, bekerja terlalu berat, terjatuh atau melakukan olahraga berat. Biasanya, keluhan ini lebih banyak melanda perempuan, terutama pada masa menopause di mana tulang-tulang mulai rapuh. Osteoarthritis dapat disembuhkan dengan berbagai cara tergantung pada tingkat kerusakannya. Pada tingkat yang ringan, penderita cukup mengatasinya dengan banyak istirahat dan mengubah pola makan serta posisi tubuh saat beraktivitas.

Pada tingkat menengah dan berat, dokter dapat melakukan beberapa tindakan mulai dari memberikan obat rematik atau anti inflamasi, suntik dengkul hingga tindakan operasi.
Terapi obat-obatan berupa antinflamasi non steroid merupakan penatalaksanaan utama pada OA. Pengobatan ini selain membantu menghilangkan gejala nyeri juga dapat mencegah perburukan yang dapat terjadi.

Penyuntikan (injeksi) kortikosteroid pada sendi dapat mengurangi nyeri untuk sementara, namun injeksi ini tidak boleh sering diulang karena merupakan dapat menyebabkan destruksi tulang.

Tatalaksana terhadap OA secara umum dapat dibedakan menjadi tatalaksanan non bedah dan bedah. Tatalaksana non bedah berupa obat-obatan, perubahan pola diet, fisioterapi, serta modifikasi aktivitas.

Perubahan pola makan dapat dilakukan dengan tidak mengonsumsi berbagai makanan yang kaya akan kandungan lemak dan kolesterol yang dapat meningkatkan berat badan dan memperberat OA yang terjadi. Makan makanan 4 sehat 5 sempurna secara seimbang serta perbanyak buah dan sayur.

Sudah berapa lama Anda mengalami hal ini? Kami sarankan Anda mengunjungi dokter spesialis tulang untuk menilai kondisi Anda saat ini dan penanganan yang optimal.

Untuk informasi lengkap kami sertakan artikel yang berjudul

Osteoporosis
Osteoartritis
Mengenai stem cell yang Anda tanyakan, mohon maaf kami tidak dapat merekomendasikan klinik atau rumah sakit tertentu. Silakan gunakan fitur www.klikdokter.com/caridokter untuk keterangan lebih lanjut.

Demikian informasi yang dapat kami berikan,semoga berikan semoga bermanfaat

0 Komentar

Belum ada komentar