Sukses

Tumit Sakit dan Kesemutan

16 Jun 2017, 19:55 WIB
Wanita, 24 tahun.

Tumit kaki saya sering kesemutan, kalau buat jalan rasanya sakit dan kesemutan itu nggak hilang2, kira2 kenapa ya dok??

Terima kasih telah bertanya Tentang Tumit Sakit dan Kesemutan menggunakan Fitur Tanya Dokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Pada umumnya, nyeri tumit disebabkan oleh peradangan dari plantar fascia – suatu jaringan disepanjang bagian bawah kaki yang menghubungkan tulang tumit dengan ibu jari kaki kita. Keadaan ini disebut plantar fasciitis.

Plantar fasciitis menyebabkan nyeri seperti ditusuk atau rasa terbakar yang biasanya bertambah buruk pada pagi hari karena fascia mengencang (berkontraksi) sepanjang malam. Segera setelah kita berjalan-jalan beberapa saat, nyeri yang disebabkan oleh plantar fasciitis ini biasanya berkurang, tetapi mungkin akan terasa nyeri kembali setelah berdiri beberapa lama atau setelah bangun dari posisi duduk. Apakah deskripsi di atas sesuai dengan keluhan tumit yang Anda rasakan?

Dalam keadaan normal, plantar fascia bekerja seperti sebuah serabut-serabut penyerap kejutan (shock-absorbing bowstring), menyangga lengkung dalam kaki. Tetapi, jika tegangan pada serabut-serabut tersebut terlalu besar, maka dapat terjadi beberapa robekan kecil di serabut-serabut tersebut. Bila ini terjadi berulang-ulang maka fascia akan teriritasi atau meradang.

Penyebab plantar fasciitis antara lain adalah:

- Aktivitas fisik yang berlebihan
- Trauma pada tumit yang berulang
- Artritis atau peradangan pada sendi
- Diabetes
- Mekanik kaki yang abnormal. Lengkung telapak kaki yang datar atau terlalu melengkung atau pola berjalan yang abnormal dapat mengakibatkan distribusi berat badan kita tidak seimbang diterima oleh kedua kaki, dan menyebabkan stres tambahan pada plantar fascia
- Sepatu yang tidak cocok. Sepatu yang solnya tipis, longgar atau tidak ada dukungan untuk lengkung kaki atau tidak ada kemampuan untuk menyerap hentakan tidak melindungi kaki kita

Pada kebanyak kasus, nyeri dari plantar fasciitis akan menghilang dengan sendirinya tanpa pembedahan atau pengobatan invasif lainnya, namun pada kasus-kasus tertentu tetap diperlukan pemberian obat golongan antiradang nonsteroid (OAINS) seperti ibuprofen, asam mefenamat, natrium diklofenak, dsb. Selain itu, dapat diberikan suntikan steroid pada tempat yang dirasa nyeri. Kurangi aktivitas Anda serta pilihlah alas kaki yang sesuai bentuk dan ukuran kaki Anda.

Kompres tumit dengan air dingin saat terasa nyeri, dan lakukan fisioterapi secara rutin dengan menekuk pergelangan kaki dan jempol ke arah atas menggunakan satu tangan. Dan jagalah berat badan Anda agar tetap ideal. Menurut jurnal American Academy of Orthopaedic Surgeon, dengan berjalan tumit menanggung 110% beban tubuh, bahkan mencapai 200% saat berlari.

Selanjutnya mengenai kesemutan yang Anda alami, yang perlu anda khawatirkan adalah jika keluhan kesemutan anda semakin meluas dari hari ke hari, semakin sering dan disertai dengan keluhan-keluhan lain seperti sakit kepala, muntah-muntah, kelumpuhan anggota tubuh, gangguan penglihatan, gangguan pendengaran, dan lain sebagainya. Jika hal-hal tersebut terjadi pada diri anda, sebaiknya anda segera memeriksakan diri ke dokter spesialis saraf untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut sehingga anda segera mendapatkan pengobatan yang tepat.

Terdapat beberapa hal yang dapat menimbulkan terjadinya kesemutan, baik kesemutan yang bersifat sementara ataupun kesemutan yang berlangsung jangka panjang (kronis). Baberapa hal yang dapat menimbulkan kesemutan yang sementara antara lain adalah :

- penekanan saraf yang berlangsung lama (seperti saat tidur, duduk bersila, dll)
- frekuensi napas cepat
- serangan panik
- dehidrasi (kurang cairan)
- kekurangan suplai darah pada tempat kesemutan
- dsb

Sedangkan kesemutan yang berlangsung lama (kronis) dapat disebabkan oleh:

- gangguan otak, saraf tulang belakang atau saraf tepi, termasuk di dalamnya adalah trauma, stroke, perdarahan otak, tumor, infeksi otak dan selaputnya, penyempitan saraf (carpal tunnel syndrome), melakukan gerakan berulang atau getaran jangka panjang, dsb
- gangguan jantung dan pembuluh darah
- gangguan metabolik dan hormonal: diabetes, gula darah rendah, gangguan hormon tiroid, menopause, kadar kalsium, kalium, natrium, ureum abnormal.
- infeksi dan sindrom post-infeksi
- gangguan jaringan ikat dan imunitas
- kelainan darah, kulit, tulang, dan sendi
- kurang vitamin: vit B1, vit B5 dan B12
- keganasan/tumor otak
- dsb

Untuk sementara, Anda dapat mengkonsumsi multivitamin B kompleks untuk mengurangi keluhan. Apabila setelah menerapkan tips-tips di atas, keluhan tidak juga dirasa membaik, maka sebaiknya Anda segera memeriksakan diri ke dokter untuk mengevaluasi berbagai kemungkinannya, agar terapi dapat diberikan secara optimal.

Demikian informasi tentang Tumit Sakit dan Kesemutan yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar